Otomotif / mobil
Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
Logo BlackBerry. [Shutterstock]

Suara.com - Nama "BlackBerry" dulunya sering disebut sebagai salah satu raksasa industri ponsel pintar sebelum akhirnya meredup.

Namun enggan tinggal diam, perusahaan yang bermarkas di Kanada ini rupanya tengah bersiap-siap untuk menggempur pasar otomotif.

Bukan dengan produk "keras" seperti mobil atau motor, melainkan dengan perangkat lunak yang tersemat pada kendaraan modern.

Dilansir dari Autoevolution (18/9/2020), BlackBerry bakal membuat sistem operasi yang disematkan pada unit kontrol kemudi otomatis yang bernama IPU-03 dan mereka mengembangkan hal tersebut dengan menggandeng pabrikan kendaraan elektrik asal China.

Baca Juga: 2 Rumah dan 1 Mobil di Medan Tuntungan Ludes Terbakar

Mereka juga menggandeng Desay SV Automotive untuk membuat kontrol swakemudi untuk mobil Xpeng P7 yang merupakan buatan dari Xpeng Motors.

Ilustrasi mobil swakemudi. [Shutterstock]

BlackBerry berniat untuk membuat sistem berkeamanan tinggi, sesuatu yang sudah menjadi DNA dari perusahaan tersebut.

Tak cuma itu, Xpeng P7 juga menggunakan perangkat keras generasi terbaru, termasuk NVIDIA Xavier yang berfungsi untuk membaca dan menganalisa sensor secara lebih cepat dari produk kompetitor.

"NVDIA Xavier adalah platform yang mampu mengolah data lebih dari 30 triliun operasi perdetik, membuatnya bisa menangani banyak masukan data dari berbagai sensor kendaraan, termasuk radar, camera dan masih banyak lagi," ujar kubu BlackBerry dalam sebuah press release.

Baca Juga: Menperin Optimistis Pasar Mobil Indonesia Naik di Semester II

Komentar