Suara.com - Kemajuan teknologi mobil terus diajejalkan pada industri otomotif, salah satunya seperti yang dilakukan produsen BMW yang berencana mengubah tampilan bagian kabin mobil masa depannya.
Produsen otomotif asal Jerman itu akan mengubah tampilan kabin penumpang yang nantinya akan menjadi kenangan di tengah era moderinisasi teknologi mobil masa depan.
Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni membuat perangkat infotainment yang disajikan produsen BMW yang berada di bangku penumpang mobil.
Jika saat ini, penumpang hanya bisa menikmati pemandangan jalan raya dari bagian kaca depan, meski saat ini sudah ada fasilitas perangkat hiburan namun layar kecil masih membuat suasana kabin belakang masih tampak konvensional.
Di masa depan, rencana BMW akan mengubah pemandangan itu semua dengan menghadirkan teknologi mobil melalui perangkat infotainment di bagian tengah tepat belakang bangku depan.
Perangkat infotainment ini seperti dikutip dari Hops.id - jaringan Suara.com, akan menggunakan layar berukuran besar yang dinilai bisa memanjakan penumpang bagian belakang, selain itu untuk meningkatkan nilai kemewahan pada kendaraan.
Rencana penggunaan perangkat infotainment untuk menunjang kemewahan, bukan kali pertama yang dilakukan produsen BMW. Sebelumnya produsen mobil Jerman juga sudah pernah membuat partisi di bagian tengah mobil.
Penggunaan patisi di bagian tengah mobil merupakan langkah yang dilakukan produsen mobil untuk menyaingi kemewahan yang dimiliki mobil Rolls Royce Phantom dengan menawarkan privasi bagi penumpang bagian belakang selama di dalam mobil.
‘Privacy Suite’ untuk Rolls-Royce Phantom: pembatas kaca yang membagi bagian depan dan belakang kabin dan dapat berubah menjadi buram dengan satu sentuhan tombol. Tapi paten baru yang digali oleh forum i4talk menunjukkan fungsionalitas baru yang akan mengubah penghalang ini menjadi tampilan yang berfungsi penuh.
Baca Juga: Digebuk Covid-19, Indonesia Masih Kedatangan 3 Motor Baru Piaggio di 2020
Secara teknis perangkat ini memiliki dua lapisan. Lapisan pertama dapat dialihkan dari transparan ke buram, sedangkan lapisan kedua terdiri dari elemen OLED.
Lapisan pertama kemudian akan bertindak sebagai tampilan di mana lapisan kedua dapat memproyeksikan data. Menurut paten, peralatan tersebut dapat digunakan “di pembatas kompartemen mobil, jendela dan atap matahari”.
Perangkat hiburan yang akan dikembangkan BMW sendiri, merupakan terapan dari semakin majunya teknologi yang telah ditawarkan industry teknologi yang berbasis pada system perangkat software ponsel.
Teknologi seperti Apple CarPlay dan Android Auto, serta rangkaian infotainmen berbasis Google, yang sudah banyak diaplikasikan pada perangkat hiburan yang telah terintegrasi dengan layanan hiburan pada mobil.
Inilah yang nantinya ditawarkan produsen mobil asal Jerman ini untuk memberikan pengalaman baru bagi penumpang yang tak akan lagi menikmati pemandangan jalanan melalui kaca bagian depan mobil.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar