Suara.com - Perusahaan supercar Italia, Automobili Lamborghini menyatakan bahwa Stefano Domenicali, Chief Executive Officer (CEO) dan Chairman Lamborghini akan segera purna tugas. Posisi sebagai pimpinan gelaran Formula One (F1) telah menunggunya, efektif mulai Januari 2021.
Di ajang balap single seater paling seru di muka bumi ini, Stefano Domenicali akan berbagi posisi dengan Chase Carey, pimpinan gelaran F1 dari Liberty Media, Amerika Serikat.
Dikutip kantor berita Antara dari laman resmi Lamborghini, disebutkan pada Sabtu (26/9/2020), "Stefano Domenicali akan mengambil peran profesional baru dan bergengsi pada Januari 2021."
Sementara dikutip dari laman resmi Formula 1, Stefano Domenicali akan menjabat sebagai Presiden dan CEO Formula 1, sedangkan Chase Carey, Ketua dan CEO sekarang siap beralih ke peran Ketua non-eksekutif.
Bagi para fans F1, Stefano Domenicali yang berusia 55 tahun diingat kiprahnya saat mengawal tim balap Scuderia Ferrari sebagai team principal kurun 2008–2014. Ia bergabung di tim mulai 1991 sampai 2014.
Di Scuderia Ferrari, ia bertugas bersama Ross Brawn yang menjabat sebagai team manager, sebelum menjadi direktur bidang sport pada 2002, lantas kepala tim mulai 2008. Setelah menjabat sebagai pimpinan Lamborghini, dan perusahaan induk Audi, Stefano Domenicali menjadi presiden komisi sektor balap single seater di Federation Internationale de l'Automobile (FIA).
"Sangat bangga bisa bergabung dengan organisasi Formula 1, cabang olah raga yang selalu menjadi bagian hidup saya," papar Stefano Domenicali tentang peran barunya.
"Saya lahir di Imola dan tinggal di Monza. Senantiasa terhubung dengan balap single seater termasuk menjabat sebagai komisi di FIA. Semoga kelak bisa menjembatani tim, promotor, sponsor, dan banyak mitra di F1 seiring langkah terus memajukan bisnis," lanjutnya tentang latar belakang yang kental dunia motorsport, serta cita-citanya memajukan F1.
"Enam tahun terakhir di Audi, kemudian memimpin Lamborghini telah memberi saya perspektif dan pengalaman yang lebih luas yang akan saya bawa ke F1," tukas Stefano Domenicali, dengan pengalaman keren, antara lain menangani legenda balap F1 Michael Schumacher serta Fernando Alonso.
Baca Juga: Tinggalkan Ferrari, Sebastian Vettel Resmi Gabung Aston Martin Musim Depan
Biodata singkat Stefano Domenicali
- Alumnus: Fakultas Bisnis Universitas Bologna 1991
- 2008 - 2014: bekerja di tim F1 Scuderia Ferrari
- 2014: Presiden komisi balap single seater FIA
- 2016 - 2020: CEO Lamborghini menggantikan Stephan Winkelmann
- Prestasi di Lamborghini antara lain penjualan menarik kelas global, citra produk yang baik
- 2021: menjadi CEO penyelenggaraan balap F1
Tag
Berita Terkait
-
Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!
-
Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
Mobil F1 Kini Jadi Sandal? Crocs dan Red Bull Racing Bikin Gebrakan Unik
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV