Suara.com - Chief Executive Officer (CEO) Tesla Incorporation, Elon Musk dikenal kerap melontarkan perkataan yang kontroversial. Kali ini orang nomor satu perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat itu menolak untuk disuntik vaksin COVID-19.
Alasannya, bapak enam anak itu menyebutkan bahwa dirinya merasa tidak terdampak dan seolah kebal terhadap virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China.
"Tidak berisiko (COVID-19), begitu pula anak-anak saya," ujar Elon Musk--yang putra bungsunya di bawah hukum California pada sertifikat kelahirannya ditulis bernama AE A-XII--seperti dikutip dari DailyMail.
Ia diketahui memang banyak menentang menyoal pandemi. Termasuk memprotes tindakan pemerintah negerinya yang menerapkan karantina wilayah atau lockdown.
"Pada dasarnya, tidak perlu melakukan lockdown untuk seluruh negara. Namun, menurut saya, siapa pun yang berisiko harus dikarantina sampai semua berakhir," kata lelaki bernama lengkap Elon Reeve Musk ini.
Sebelumnya, ia pernah keliru memberikan pandangan bahwa anak-anak dan remaja tidak berisiko terinfeksi COVID-19. Buktinya, ada anak muda sakit parah dan bahkan meninggal karena penyakit yang menyerang saluran pernapasan itu.
Elon Musk juga mengabaikan data yang menyatakan bahwa sebagian besar dari mereka yang terkena virus tidak menunjukkan gejala. Penelitian mengungkapkan bahwa lockdown berpotensi mencegah ratusan ribu kematian.
Pasangan dari penyanyi Grimes ini sejak awal menyebutkan bahwa lockdown pandemi COVID-19 adalah tindakan panik. Lantas iya menyatakan bahwa obat malaria hydroxychloroquine yang belum teruji bisa dijadikan obat potensial penanganan virus itu.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Baca Juga: Chip Elektrik Canggih di Otak Manusia Buatan Elon Musk
Berita Terkait
-
Saham Apple, Nvidia hingga Tesla Kini Bisa Diperdagangkan 24/7 di OKX
-
Mengapa Rencana Memindahkan Pusat Data AI ke Luar Angkasa Picu Kekhawatiran Ilmuwan?
-
Gebrakan Baru: VW dan Tesla Bikin Sepeda Listrik Canggih, Ada Radarnya!
-
Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas
-
Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri