Suara.com - Ketika mobil telah menjadi sarana ekspresi diri dan penuh nilai eksklusivitas, bukan alat transportasi semata, maka jangan heran bila pembuatannya sungguh berbeda dengan konsep pabrik otomotif yang umumnya dikenal.
Sebut contohnya adalah pembuatan sebuah emblem Bugatti. Logo atau seal alias badge selalu menjadi kebanggaan sendiri bagi pabrikan otomotif. Sehingga tidak heran penanda moncong mobil setiap carmaker didesain sebaik mungkin oleh para desainer.
Sebagai produsen mobil-mobil mewah, logo Bugatti selalu dibuat secara khusus. Bahkan prosesnya memakan waktu yang cukup lama.
Untuk satu emblem Bugatti, membutuhkan 10 jam pengerjaan. Sebagai perbandingan, Ford membuat pickupFord F-150, bukan sebatas emblem, namun utuh satu body hingga memasang mesin dibutuhkan sekitar 20 jam saja.
Selain itu, untuk mendapatkan kualitas emblem terbaik, pengerjaan emblem Bugatti harus dibuat secara manual menggunakan tangan. Perusahaan ini bahkan membuat alat khusus untuk membuat emblem dari sepotong perak. Tidak tanggung-tanggung, satu emblem perlu 20 orang tenaga perajin.
"Pentingnya Bugatti Macaron bagi merek kami saat ini ditunjukkan oleh kualitasnya yang tak tertandingi, perhatian penuh cinta terhadap detail, juga bobot eksklusifnya," jelas Stephan Winkelmann, Presiden Bugatti, dikutip dari laman Bugatti.
Ia menambahkan, emblem adalah salah satu dari sedikit komponen pada produk Bugatti di mana bobot tidak berperan. Lencana padat ini terbuat dari 970 sterling silver memiliki desain yang sangat berkualitas karena dimensinya, dan ini lebih penting bagi perusahaan daripada komponen ringan lainnya.
Sebagai catatan, sterling silver adalah logam campuran dari perak dengan kandungan 92,5 persen dipadu 7,5 persen logam lain, biasanya tembaga.
"Si emblem oval merah tua pada produk kami telah membawa ketenaran nama Bugatti ke seluruh dunia sejak perusahaan ini buka, serta mewujudkan kekuatan simbolis dari brand kami," kata Stephan Winkelmann.
Baca Juga: Volkswagen Akan Jual Merek Bugatti ke Startup Kroasia
Bugatti menyebutkan bahwa warna merah pada latar emblem memiliki arti gairah dan kinerja. Sedangkan tulisan putih dan trim mewakili keanggunan dan kebangsawanan.
Sementara inisial Ettore Bugatti berwarna hitam di bagian atas emblem adalah lambang keunggulan dan keberanian.
Sungguh sebuah work of art yang dikerjakan dengan kredo labour of love. Dikerjakan penuh cita rasa seni, secara presisi, dan sempurna demi sebuah kecintaan, bukan sebatas penilaian secara nominal pakai uang.
Tag
Berita Terkait
-
Cinta yang Dibatasi atau Dijaga? Memahami Konsep Taaruf di Era Modern
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur
-
Nasib Mobil 'Pimp My Ride' Berakhir Pilu, Kini Cuma Nangring di Rosokan
-
Bukan Sekadar Olahraga, Tenis Kini Jadi Ruang Relasi dan Ekspresi Diri Generasi Urban
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah