Otomotif / Mobil
Selasa, 28 Juli 2026 | 13:10 WIB
Mobil listrik Geely EX5 (Foto: Geely)
Baca 10 detik
  • Pabrik Ford di Valencia Spanyol sepakat memproduksi mobil listrik Geely untuk mengatasi rendahnya utilisasi.
  • Produksi lokal di Spanyol membuat Geely terhindar dari tarif tambahan impor Uni Eropa.
  • Pemerintah Spanyol mendukung investasi ini dan mempertegas posisinya sebagai pintu masuk otomotif China.

Suara.com - Pabrik Ford yang berlokasi di Almussafes Valencia Spanyol akan segera memproduksi mobil listrik China. Ford dilaporkan telah mencapai kesepakatan strategis dengan Geely untuk memanfaatkan jalur produksi yang selama ini menganggur akibat rendahnya tingkat utilisasi.

Langkah ini menjadi manuver cerdas Geely untuk merakit kendaraan langsung di daratan Eropa. Dengan status produksi lokal di Spanyol, produk mereka dipastikan bakal terhindar dari tarif tambahan yang diterapkan Uni Eropa terhadap mobil listrik buatan China.

Saat ini pabrik Ford Almussafes memiliki kapasitas produksi mencapai 450 ribu unit per tahun. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa penggunaan pabrik tersebut hanya berada di bawah angka 25 persen dan hanya memproduksi model Ford Kuga saja. Kehadiran Geely menjadi solusi penyelamat di tengah kelesuan operasional pabrik legendaris tersebut.

Meski belum ada pengumuman resmi mengenai jenis kendaraan yang akan dibuat, media otomotif dunia menyebut model Geely EX2 akan menjadi prioritas utama. Kendaraan berjenis hatchback ini menyandang predikat sebagai salah satu mobil listrik terlaris di pasar China sepanjang tahun lalu.

Kesepakatan besar ini juga memperoleh dukungan penuh dari Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez. Berbeda dengan negara seperti Jerman atau Italia yang memiliki industri otomotif domestik yang sangat kuat, Spanyol justru bergerak sangat agresif dalam menarik investasi dari berbagai pabrikan asal China.

Selain Geely, merek lain seperti Chery juga sudah mengambil alih bekas pabrik Nissan di Barcelona melalui kerja sama dengan Ebro. Ada pula BAIC yang menggandeng Santana di wilayah Andalusia serta grup Stellantis yang membangun pabrik baterai di Zaragoza bersama perusahaan CATL. Fenomena ini mempertegas posisi Spanyol sebagai pintu masuk utama industri otomotif China ke pasar Eropa.

Detail lebih lanjut mengenai durasi dan nilai kerja sama antara Ford dan Geely diperkirakan akan diungkap oleh pemerintah Spanyol dalam waktu dekat. Kabar lain juga menyebutkan bahwa Ford memiliki peluang besar untuk memproduksi mobil listriknya sendiri dengan menggunakan platform yang sama dengan Geely EX2 pada masa mendatang.

Load More