Suara.com - Entah apa yang merasuki pengendara ojol yang satu ini. Bersama seorang rekannya, ojol ini terpaksa berurusan dengan pihak yang berwajib usai dirinya diduga melakukan aksi penjambretan.
Hal tersebut sempat menjadi buah bibir melalui unggahan pengguna Facebook bernama Chepy Sulaiman pada sebuah grup bernama "KUMI INDONESIA", kemarin (26/10/2020).
Dalam unggahan tersebut, Chepy menuliskan bahwa ojol ini sempat beraksi di daerah Jakarta Barat.
"Jambret daerah Tubagus angke. Pelaku 2 orang,salah satunya yang ke tangkap DRIVER OJOL,ada akun gojeknya dengan nama sendiri,KTP,STNK dan motor. Pelaku yang 1 nya kabur, belum ketangkap. Alasan ngejambret, orderan sepi. Pelaku sudah di amankan.," tulisnya.
Unggahan tersebut disambut komentar dari warganet yang mengaku tetangga dari pelaku dengan akun Facebook bernama Delismawati Napitupulu.
Ia menuliskan bahwa pelaku masih lajang dan juga dikenal sebagai sosok orang yang baik.
"Maaf sedikit koreksi saja, anak yg ada di post ini, tetangga saya dia bukan, jamret dan juga belum punya istri, tapi, akhir-akhir ini dia lagi depresi, berat keluarganya, orang baik, dan dia sebenarnya juga baik, tapi dikala dia depresi, dia banyak berhalusinasi setau saya dia orang baik, mendengar berita ini kluarga ya sangat terpukul kasihan, tadi, pas ada kabar ini bapaknya sampe sedih, saya kasihan sekali melihatnya," tulisnya.
"Entah knp dia melakukan itu, apa saat melakukan, dia sedang berhalusinasi," imbuhnya.
Hingga saat ini, unggahan tersebut disambut dengan 243 komentar dari pengguna media sosial. Beberapa berujar bahwa apapun alasannya aksi ini tetap tak bisa dibenarkan.
Baca Juga: Aksi Penjambretan di JPO Cilandak Timur Sedot Perhatian Warga, Sempat Macet
"2020 kelaparan sudah menggila. Selamat menempuh hidup ini Bung," tulis Rio.
"Itulah jahatnya perut," kata .
"Belajar untuk sabar saat mencari rezeki itu memang sangat berat, tapi setidaknya jangan berbuat yg tidak baik dong... mungkin bisikan dri hati untuk berbuat jahat mknya iman nya lemah," ungkap akun bernama Penantian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Motor Termurah BMW Harganya Setara Yamaha NMAX
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Pemerintah Batasi Pergerakan Kendaraan Demi Tekan Kemacetan Mudik Lebaran 2026
-
5 Pilihan Motor Matic Murah Siap Kuasai Tanjakan, Cocok Buat Mudik ke Pegunungan
-
Ini Jadi Pesaing Berat Yamaha Aerox 155, Mending Mana sama Viento 180? Harga Mirip!
-
Harga bak Langit dan Bumi: Inilah Pesaing Yamaha Grand Filano yang Lebih Murah Rp10 Juta
-
5 Fakta Bendera Indonesia Berkibar di WSSP: Aldi Satya Mahendra Naik Motor Apa?
-
Buruh: 10.000 Pekerja Diserap Jika PT Agrinas Beli Pikap di Dalam Negeri
-
Suzuki Swift Hybrid Sakura Edisi Spesial Tawarkan Kemewahan Khas Jepang Berpadu Teknologi Hybrid