Suara.com - Polisi Amerika Serikat sukses membukukan penghematan keuangan sehubungan penggunaan produk mobil listrik murni atau listrik 100 persen. Juga dikenal sebagai BEV atau Battery Electric Vehicle (BEV). Departemen Kepolisian Fremont California ini mampu menghemat biaya hingga 4.000 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp60 juta per tahun berkat memilih mobil listrik.
Pilihan Departemen Kepolisian Fremont California, Amerika Serikat itu jatuh pada Tesla Model S yang digunakan untuk tugas patroli di jalan raya.
Seperti ditulis Electrek, dalam laporan berjudul Electric Patrol Vehicle Pilot, Kepolisian Fremont menulis secara lengkap pengalaman menggunakan Tesla Model S 85 dan menyatakan berhasil untuk diterapkan dalam tugas mereka. Mobil listrik buatan Tesla Incorporation itu dinyatakan lulus dan layak digunakan sebagai mobil patroli kepolisian.
Di antara beberapa laporan utama pihak kepolisian itu, produk terbukti ramah lingkungan. Berbeda dengan mobil patroli sebelumnya dari Ford PPV yang masih mengeluarkan emisi karbondioksida sejumlah 42.198 lbs.
Berikut adalah data perbandingan antara BEV dan mobil konvensional:
Bahan bakar per tahun
- Biaya pengisian ulang Tesla Model S 85 1.036 dolar AS
- Biaya bahan bakar bensin untuk Ford PPV 5.133 dolar AS
dengan asumsi harga per galon 3 dolar AS
Biaya perawatan mobil per tahun
- Tesla Model S 85 menghabiskan 5.901 dolar AS
- Ford PPV menghabiskan 8.048 dolar AS
Sementara untuk jarak tempuh mobil listrik adalah 425 km sekali pengisian, dan setiap hari menempuh rata-rata 65 - 112 km per hari.
Sedangkan lokasi Departemen Kepolisian Fremont California hanya 10 km dari pabrik Tesla. Dengan demikian mobil dapat segera ditangani bila terjadi kendala atau perlu masuk bengkel sejenak.
Baca Juga: Kejar Tesla, Volkswagen Percepat Peralihan ke Kendaraan Listrik
Berita Terkait
-
Ada Rupa Ada Harga, Changan Ogah Ikut Tren 'Perang Harga' Mobil Listrik di Indonesia
-
Operasi Nasr 2 ke-24 Iran, IRGC Berhasil Bom Tentara AS di Yordania
-
Iran Terancam Balasan Fatal karena Bunuh Tentara Donald Trump
-
Rudal Iran Terbukti Lebih Canggih dari Pertahanan Militer Amerika, Ini Buktinya
-
Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget