Suara.com - Sebuah survei terhadap 300 orang mengungkapkan bahwa sepeda motor, bukan mobil atau transportasi umum, yang menjadi moda transportasi teraman selama pandemi Covid-19.
Hasil studi ini mengungkapkan terjadi peningkatan penjualan sepeda motor secara global yang dilaporkan produsen. Selain itu, survei juga menemukan ketidakpercayaan publik terhadap transportasi umum.
Seperti dilansir Visordown, survei dilakukan terhadap 300 orang responden dan menanyakan seberapa aman sepeda motor dibandingkan moda transportasi perkotaan lainnya.
Survei itu menemukan bahwa 75 persen dari mereka yang ditanya mengaku tidak mungkin melakukan perjalanan dengan transportasi umum. Sementara 80 persen percaya bahwa sepeda motor adalah satu-satunya cara untuk bepergian yang aman dan tetap menerapkan jarak sosial.
Survei juga menemukan bahwa 79 persen responden percaya bahwa sepeda motor relatif aman dan merupakan kendaraan bebas risiko untuk digunakan selama pandemi Covid-19.
Di Indonesia sendiri, dari survei yang dikeluarkan oleh Google Indonesia pada Juli 2020 kemarin, juga menunjukan bila sepeda motor masih menjadi pilihan sebagai alat transportasi untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.
Setidaknya 52 persen dari responden menyetujui hal ini ketika ditanyai mengenai moda tranportasi favorit di tengah masa pandemi Covid-19.Sementara mobil pribadi ada di posisi kedua dengan perolehan angka sebanyak 42% dari seluruh responden yang ada.
Tag
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan