Suara.com - CEO McLaren, Mike Flewitt membeberkan bahwa dirinya memiliki rencana yang jelas untuk masa depan mobil sport tersebut, dan strateginya tidak menyertakan mobil crossover atau SUV.
Langkah ini cukup kontras dengan pesaing McLaren seperti Aston Martin, Ferrari, Lamborghini, dan beberapa pabrikan lainnya.
Dilansir dari Motor1, Rabu (30/12/2020), produsen mobil asal Inggris ini bakal mendorong fokus untuk merancang kendaraan hybrid.
"Tapi kami tetap setia pada konsep membuat supercar. Itu pertanyaan yang saya dapatkan di beberapa pasar: 'Apakah kalian akan membuat SUV?', Atau 'Apakah kalian akan melakukan EV?' Jawabannya adalah tidak, kami tidak akan, "kata Flewitt dalam sebuah wawancara.
"Jawaban 'tidak' adalah jawaban yang sepenuhnya rasional. Merek kami sepenuhnya didasarkan pada olahraga balapan dan supercar. Terlalu dini untuk memperluas jangkauan McLaren ke area lain dan mencoba memberikan kredibilitas pada produk yang jelas tidak ada hubungannya dengan sejarah kami."
Demikian pula, bos penjualan dan pemasaran Jolyon Nash mengatakan sebuah sedan 'multi medan' akan membawa dampak buruk bagi citra mobil ini. Dia mengindikasikan bahwa perusahaan ini bakal menyiapkan lebih banyak mobil hibrida di masa depan.
"Saya cukup jujur untuk mengatakan kami hanya membuat mobil jenis ini hanya untuk memenuhi undang-undang lingkungan," kata Flewitt
"Setelah 2022-23 saya tidak dapat melihat kami meluncurkan mobil non-hybrid."
McLaren hybrid yang dikonfirmasi bakal datang adalah Artura. Mobil ini bakal memulai debutnya pada paruh pertama tahun 2021. Kendaraan ini menggunakan platform serat karbon MCLA yang baru.
Baca Juga: Berinvestasi Rp 28,3 Triliun, Toyota Produksi Mobil Listrik Mulai 2023
Bagian mesin mobil ini bakal menganut sistem adalah V6 twin-turbocharged. Selain itu, kita akan melihat penerus hypercar P1 pada tahun 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar