Suara.com - Selama ini, sosok Komeng dikenal sebagai pribadi yang kocak dan suka bercanda. Namun siapa sangka bahwa dirinya banyak tahu mengenai dunia roda dua di tanah air.
Dalam sebuah video di kanal Youtube "Komeng info" yang diunggah bulan Juli lalu, dirinya sempat membeberkan bagaimana sejarah awal mula kehadiran motor sebelum kini menguasai jalanan Indonesia.
Ia mengatakan bahwa mulanya motor pertama dihadirkan oleh pengusaha gula pada waktu Indonesia masih dijajah.
"Motor itu masuk ke Indonesia tahun 1890, pada masa penjajahan. Motor masuk di Probolinggo, bawa dari Jerman ke Indonesia," ujarnya.
"Yang membawa adalah John Poter, pengusaha gula," imbuhnya.
"Nggak tahu dia punya hubungan sama Harry Potter atau enggak," celetuknya.
*Untuk menuju video terkait, klik di sini.
Ia juga menerangkan bahwa kendaraan jenis ini mulai masuk ke tanah air tak lama setelah versi pertamanya dibuat.
"Kalau untuk awalnya, motor dibuat tahun 1885, tak jauh dari waktu saat tiba di Indonesia, dulunya dibuat oleh Gottlieb Damlier," terangnya.
Baca Juga: BMW Percepat Elektrifikasi, Jumlah Mobil Listrik Seperlima Produksi Total
"10 November 1885 udah jadi itu motornya. Waktu itu bentuknya seperti sepeda yang dibekali mesin," komedian asal Jakarta tersebut.
Dalam video ini, terlihat bahwa pelawak bernama asli Alfiansyah Bustami ini tengah membersihkan sebuah motor tua dengan warna hijau army.
Ia mengatakan bahwa motor ini merupakan barang buatan Jerman.
"Ini adalah motor BMW tahun 1950-an, " kata Komeng.
Dilihat dari bentuknya, sekilas motor ini terlihat identik dengan BMW R 26.
Dukutip dari Motorcyclespecs, motor tersebut dibuat tahun 1956 hingga 1960, dengan mesin empat tak satu silinder yang berkapasitas 247 cc. Motor ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 11,2 kW.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga