Suara.com - Dua bencana alam yang terjadi di Tanah Air, yaitu banjir di Kalimatan Selatan, serta gempa bumi di Sulawesi Barat telah menggerakkan nurasi untuk ikut memberikan donasi. Termasuk yang dilakukan Federal Oil, dalam wadah Grebek Bengkel Federal Oil.
Aksi sosial ini adalah bentuk kepedulian terhadap bencana yang terjadi di Kalimantan dan Sulawesi.
"Kami semua sangat berempati atas musibah ini. Bantuan dari Federal Oil adalah wujud dukungan dan kepedulian kami terhadap warga Kalimantan Selatan yang terdampak banjir, dan warga Sulawesi Barat yang terdampak gempa," papar Sri Adinegara, General Manager Federal Oil, berdasar rilis resmi yang diterima Suara.com.
Adapun pemberian donasi dilakukan secara simbolis di kantor lembaga Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan. Lantas di lokasi dirupakan dalam bentuk bantuan kesehatan dan dapur keliling bagi warga di sekitar area terdampak bencana alam.
Khusus dapur umum yang dikenal sebagai dapur keliling, seperti namanya, adalah menggunakan basis commercial vehicle yang telah dimodifikasi menjadi tempat memasak serta melayani para korban bencana alam. Singgah di berbagai lokasi strategis untuk berbagi, petugas memasak bahan makanan pokok beserta lauknya untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari dari para pengungsi.
Kemudian, sekitar seratus paket bantuan diterjunkan ke kedua area sebagai bentuk respon dan kepedulian yang paling relevan dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat saat ini.
"Kerja sama dengan Federal Oil bukan kali pertamanya, sering sekali kami kerja sama dengan Federal Oil melalui program-program yang kami adakan bersama mulai paket puasa bersama hingga membantu dalam bidang kebencanaan di berbagai daerah Indonesia," kata Ahmad Faqih, General Manager Resources Mobilization ZIS Dompet Dhuafa.
. Kami ucapkan terima kasih kepada Federal Oil atas amanahnya dan mempercayai kami, harapan kami kerja sama ini menjadi tolok ukur bagi program-program berkelanjutan bersama Federal Oil," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kenapa Jepang Sering Diguncang Gempa Bumi Besar?
-
Korban Tewas Gempa Jepang Tembus 34 Orang, Masih Banyak Terjebak di Bangunan Runtuh
-
Gempa Jepang Lumpuhkan Pabrik Otomotif Hingga Kelangkaan Suku Cadang, Toyota Stop Produksi Sementara
-
PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang
-
Korban Jiwa Gempa Bumi Jepang Tembus 30 Orang Tewas, Ribuan Warga Mengungsi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang