Suara.com - Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) mengatakan bahwa penurunan harga produk Daihatsu diperkirakan akan diumumkan dalam waktu tidak lama lagi.
Dirinya berharap supaya masyarakat bersabar sedikit menanti pengumuman penurunan harga mobil baru yang diproduksi Daihatsu.
"Mungkin minggu depan sudah bisa kami informasikan. Kira-kira berapa penurunaan harga dari model-model yang terkena dampak relaksasi PPnBM," ujar Hendrayadi Lastiyoso, saat bincang virtual bersama awak media, belum lama ini.
Sebagai informasi, diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) sebesar 100 persen akan berdampak pada penurunan harga mobil baru khususnya yang menggendong mesin di bawah 1.500cc.
Kekinian, sejumlah pabrikan termasuk Daihatsu tengah melakukan perhitungan penurunan harga untuk mobil baru yang mendapat insentif penurunan tarif PPnBM.
Proses perhitungan masih berjalan sampai dengan saat ini.
"Tentunya kami sekarang sudah menghitung-hitung sendiri, kira-kira kalau seandainya diskon PPnBM sampai 100 persen itu akan jadi berapa harga mobilnya. Tetapi sekali lagi, kami masih menunggu petunjuk teknisnya," ungkap Hendrayadi Lastiyoso.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa hitung-hitungan penurunan harga mobil baru Daihatsu hanya bersifat perkiraan kasar. Belum berdasarkan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis dari pemerintah Indonesia.
"Kami harus melihat dulu juklaknya seperti apa," tutup Hendrayadi Lastiyoso.
Baca Juga: Honda: Sasaran Diskon Pajak Mobil Baru Sudah Tepat
Berita Terkait
-
Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya
-
Strategi Mobil Murah Daihatsu Dominasi Segmen Harga di Bawah Rp 300 Juta
-
Daihatsu Hijet Versi Baru Hadir Mulai 128 Jutaan, Kini Ada Fitur 4WD
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Spesifikasi Yamaha R7: Motor yang akan Dipakai di Moto3 Mulai 2028
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan