Suara.com - PT Honda Prospect Motor (HPM), Agen Pemegang Merek (APM) mobil Honda di Indonesia belum berani mengungkap daftar kendaraan produksinya yang mendapat diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM). Relaksasi pajak ini akan berlaku mulai Maret mendatang.
Hal itu dikarenakan sampai saat ini pemerintah belum mengeluarkan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan untuk aturan itu.
"Kalau ditanya model Honda apa saja, kami belum bisa jawab, karena masih menunggu cara penghitunganya dan berapa harga yang turun itu," ungkap Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, saat peluncuran virtual produk baru Honda, baru-baru ini.
Kendati demikian, bila yang dimaksud pemerintah adalah mobil di bawah 1.500cc, Honda memiliki banyak model yang masuk kriteria dapat diskon PPnBM. Namun ada persyaratan lain, yaitu penggunaan komponen lokal 70 persen.
Untuk itu, lanjutnya, saat ini Honda masih menunggu aturan turunan yang ditetapkan. Karena sejauh ini masih dibahas oleh kementerian terkait.
"Jadi kandungan lokal apa yang dimaksud dalam kebijakan itu, bisa local purchase atau bisa Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Bahkan bisa juga part, seperti LCGC (Low Cos Green Car) dari sekian part yang disarankan, sekian part harus lokal," ungkap Yusak Billy.
Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah Indonesia telah menyetujui usulan terkait relaksasi PPnBM kendaraan bermotor secara bertahap selama 2021.
Skenario besaran relaksasi PPnBM adalah nol persen pada Maret-Mei, kemudian 50 persen pada Juni-Agustus dan 25 persen pada September-November 2021.
Dengan relaksasi itu, diharapkan estimasi terhadap penambahan output industri otomotif akan menyumbangkan pemasukan negara sebesar Rp1,4 triliun.
Baca Juga: Daihatsu Belum Bisa Perkirakan Dampak dari PPnBM 0 Persen
Berita Terkait
-
Dilema Midnight Sale Jelang Lebaran: Pilih Tidur Nyenyak atau Checkout Seragam Keluarga Estetik?
-
4 Pebalap Muda Indonesia Siap Panaskan Aspal Moto4 Asia Cup 2026 di Thailand, Cek Jadwal Race-nya
-
6 Mobil Irit yang Nyaman untuk Keluarga Kecil tapi Bukan Honda Brio, Ada yang Buatan Eropa!
-
ShopeeFood Temani Momen Ramadan dengan Diskon Kuliner dan Promo Seru Setiap Hari
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
5 Mobil Murah dengan Fitur Keyless: Ringan di Kantong dan Anti-Dicolong
-
Heboh Pencurian Model Baru, Kenali Fungsi ID Tag Motor Keyless
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Investigasi Kecelakaan Mobil Listrik Temukan Fakta Pintu Gagal Terbuka Saat Darurat
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas 7 Seater untuk Mudik yang Bisa Lewati Berbagai Medan
-
Mobil Bekas Tak Segera Balik Nama, Ini Risiko yang Mengintai Pemilik Baru
-
Persiapan Lebaran 2026, 4 Rahasia Cari Aman Naik Motor di Tengah Hujan Badai