Otomotif / Motor
Senin, 01 Juni 2026 | 13:29 WIB
Yamaha R15 2025 mendapat penyegaran di sisi warna dan grafis. [Dok Yamaha Indonesia]
Baca 10 detik
  • Yamaha mendaftarkan paten merek YZF-R2 secara global pada tahun 2024 untuk memperluas jajaran produk motor sport entry-level.
  • Motor sport ini diperkirakan menggunakan mesin satu silinder 200cc berteknologi VVA dengan estimasi tenaga sebesar 24 horsepower.
  • Kehadiran R2 diproyeksikan menjadi pilihan motor sport baru bagi pengendara muda serta memfasilitasi kemudahan modifikasi basis mesin R15.

Suara.com - Nama YZF-R2 kembali jadi perbincangan setelah dokumen paten terbaru Yamaha Amerika terungkap.

Setelah sukses meluncurkan R9, kini rumor kuat menyebutkan bahwa R2 akan segera hadir sebagai sportbike entry-level dengan kapasitas mesin sekitar 200cc.

Bagi pasar Asia, khususnya Indonesia, kabar ini langsung memunculkan spekulasi: apakah R2 bisa jadi bahan bore up resmi untuk R15?

Yamaha sudah lama mendaftarkan berbagai nama dalam keluarga “R”, mulai dari R4, R5, hingga R8 sejak 2021.

Namun, baru R9 yang benar-benar lahir pada 2025.

"Kini, Yamaha melakukan dorongan serupa dengan nama R2. Kegiatan tersebut mencakup pendaftaran nama “YZF-R2” baru-baru ini di AS, serta di negara-negara seperti Israel, India, Norwegia, Islandia, Brasil, dan Meksiko. Pengajuan bersama ini dilakukan tahun lalu di Uni Eropa, Selandia Baru, dan Filipina, serta pendaftaran yang dilakukan pada tahun 2024 di Australia, Kanada, Singapura, dan Indonesia," catat Cycle World.

 
Basis Mesin dari R125 dan R15

Yamaha R15 2025 mendapat penyegaran di sisi warna dan grafis. [Dok Yamaha Indonesia]

Yamaha R2 diperkirakan akan mengusung mesin satu silinder dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA), sama seperti yang digunakan pada R125 dan R15.

Bedanya, kapasitasnya akan ditingkatkan menjadi sekitar 200cc. Dengan tenaga diprediksi mencapai 24 hp, R2 akan berada di atas R125 (15 hp) dan R15 (18 hp), tapi tetap di bawah R3 yang punya 42 hp dari mesin dua silinder.

Baca Juga: Daihatsu Rangkul Puluhan Komunitas Mobil di Jakarta Perkuat Hubungan Bareng 52 Ribu Anggota

 Pasar Asia, termasuk Indonesia dan India, memang cenderung mengarah ke motor sport dengan kapasitas sedikit lebih besar dari 150cc.

Sementara di Eropa, motor kecil justru diminati karena harga lebih terjangkau dan aturan lisensi. R2 dengan mesin 200cc bisa jadi titik tengah yang menarik bagi kedua pasar.

Yamaha R25 warna ala Fazzio (Gemini AI)

 Secara tampilan, R2 kemungkinan besar akan tetap mengikuti DNA R-Series dengan fairing sporty dan ergonomi agresif.

Sasis utama diperkirakan tidak banyak berubah dari R15, sehingga secara teori modifikasi atau bore up dari R15 ke R2 bisa lebih mudah dilakukan. Hal ini yang membuat banyak penggemar langsung berspekulasi soal kompatibilitas komponen.

Jika benar hadir, R2 akan menjadi opsi menarik bagi rider muda yang ingin naik kelas dari R15 tanpa harus langsung ke R3 yang lebih mahal.

Dengan harga yang kemungkinan lebih terjangkau, R2 bisa jadi motor sport entry-level yang mengisi celah pasar sekaligus membuka peluang modifikasi baru.

Sertifikat paten merek dagang Yamaha R2. (Cycle World)

Load More