Suara.com - Selama akhir pekan lalu, ribuan pengendara menggunakan hashtag #MotardsEnColere, atau #AngryBikers, sebagai aksi protes terkait larangan baru Prancis.
Larangan ini membuat para pengguna motor tak boleh 'nyelip' di antara dua kendaraan yang berjalan beriringan. Hal ini diberlakukan di jalur seluruh negeri.
Dilansir dari Ride Apart (25/2/2021), larangan yang disebut dengan istilah lane-splitting , mulai 1 Februari 2021. Pelanggar menghadapi ancaman denda 135 euro atau sekitar Rp 2,3 jutaan. SIM mereka juga akan dikenai hukuman tiga poin pada lisensi.
Para pengendara sepeda motor yang mendukung pemisahan jalur berharap studi ini akan berakhir dengan hasil yang menguntungkan mereka, namun ternyata tidak.
Sebaliknya, para peneliti melihat peningkatan sekitar 12 persen dalam kecelakaan yang terkait dengan pemecahan jalur selama periode lima tahun itu, dan pemerintah mengumumkan hukuman baru ini.
Dua puluh hari setelah pelarangan berlaku, pengendara Prancis turun ke jalan di kota-kota di seluruh negeri, termasuk Paris, Lille, Toulouse, dan Lyon menyusul seruan untuk bertindak dari kelompok pengguna sepeda motor Federation Française des Motards en Colère.
Meskipun praktik pemisahan jalur tidak pernah legal secara resmi, pengendara khawatir bahwa penegakan hukum akan meningkat sekarang karena hukuman eksplisit telah dijabarkan.
Sebelum studi, pengendara biasanya bisa lolos saat mereka melakukan hal ini secara hati-hati.
CEREMA, organisasi yang melakukan studi, menyarankan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuat praktik lebih aman. Namun, tidak jelas apakah penelitian itu akan pernah terjadi.
Baca Juga: Awal 2021, Suzuki Raih Peningkatan di Pasar Ekspor
Tidak jelas berapa banyak pengendara yang berpartisipasi, tetapi perkiraan jumlahnya ribuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Terpopuler: 4 Mobil Seharga Aerox, Spesifikasi Motor Matic dan Mobil Kawasaki Harga Miliaran
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci
-
Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL
-
Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya