Suara.com - Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh belahan dunia menuntut masyarakat untuk makin disiplin dalam upaya pencegahan penularan. Termasuk di Tanah Air, yang belum kunjung usai penyebarannya.
Era New Normal sudah berjalan dan protokol kesehatan terus diterapkan menjadi langkah preventif untuk melindungi diri sendiri serta anggota keluarga tercinta. Bahkan lingkungan sekitar.
Bagi pengguna kendaraan bermotor, saat ini pilihan akan umum atau mass transportation sedikit menurun. Selain tidak ingin terjadi cluster baru, anggota masyarakat merasa lebih terlindungi kesehatannya dengan menggunakan kendaraan pribadi.
juga berdampak ke Indonesia. Namun sekarang ini masyarakat Indonesia sudah harus bersiap menghadapi kondisi normal baru atau new normal.
Nah, salah satu pilihan tentang passenger car di masa pandemi Covid-19, adalah mobil-mobil kategori Multi-Purpose Vehicle atau MPV.
Salah satu alasannya adalah ruang kabin yang lapang, memungkinkan setiap invidu dalam mobil memiliki space atau ruang cukup. Atau tidak berdesakan.
Contoh produk bisa disimak pada Mitsubishi Xpander, yang memiliki keunggulan dari kompetitornya. Memiliki ruang kabin yang luas, mampu mengakomodir pengguna agar tetap merasa nyaman meskipun berada dalam masa pandemi Covid-19.
Mitsubishi Xpander memiliki dimensi: panjang 4.475 mm, lebar 1.750 mm, tinggi 1.730 mm serta jarak sumbu roda 2.775 mm sehingga dapat memberikan ruang lapang bagi penumpang di depan dan belakang.
Ruang kabin Mitsubishi Xpander memiliki desain yang lebar di sisi kanan dan kiri, serta legroom luas dan tinggi. Sehingga untuk kondisi harus menjaga jarak dengan penumpang lain, tentunya desain kabin Mitsubishi Xpander ini dapat memberikan rasa aman jika harus bepergian bersama orang lain.
Baca Juga: Apakah Fungsi Fitur UMS dan FCM pada Mitsubishi Eclipse Cross?
Di kursi baris kedua juga tersedia arm rest atau sandaran tangan, tentunya mampu membuat penumpang di belakang tetap terjaga jaraknya, juga saat mengistirahatkan tangan dalam perjalanan jauh.
Selain itu, sandaran kursi di baris kedua juga dirancang dengan pembagian 60:40 dan sandaran kursi baris ketiga dibagi 50:50 yang dapat dilipat secara mudah untuk mengatur kursi dan barang bawaan dalam berbagai kombinasi.
Baris ketiga pun masih bisa diisi penumpang dewasa dan anak-anak. Ditambah lagi banyaknya tempat penyimpanan di dalam Mitsubishi Xpander, membuat penumpang bisa meletakkan barang bawaan di mana saja.
Hal ini sangat cocok dengan kondisi normal baru yang mengharuskan pengguna mobil untuk membawa berbagai peralatan pribadi.
Mitsubishi Xpander juga memiliki kemudahan akses keluar-masuk terutama ke baris ketiga. Jok baris kedua dan baris ketiga dapat dilipat untuk mengatur jok dan bagasi dengan berbagai kombinasi.
Untuk muatan yang sangat besar, jok baris kedua dan ketiga dapat dilipat dengan rata sehingga area penyimpanan besar dan datar tanpa celah.
Bagi penumpang di bagian belakang juga tidak perlu khawatir dengan gadget mereka, karena Mitsubishi Xpander menyediakan power outlet di semua baris.
Juga tersedia sistem hiburan yang menunjang suasana kabin yang memiliki tingkat kesenyapan lebih baik di kelasnya berkat material penyerap suara dan penghambat getaran dengan high-performance.
Tag
Berita Terkait
-
3 Mobil Mitsubishi Termurah tapi Belum Ketuaan: Mulai 90 Jutaan, Maticnya Jarang Masuk Bengkel
-
CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
5 Mobil Paling Irit Bensin dan Awet untuk Keluarga: Muat 7 Penumpang, Cocok Gantikan Innova
-
Mobil Baru Nissan Penantang Calya: Harga 100 Jutaan, Konsumsi Bensin 19,3 Km/L
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia