Suara.com - Industri otomotif senantiasa menghadirkan berbagai macam inovasi demi menambah kenyamanan penggunanya. Salah satunya adalah sistem penggerak roda kendaraan atau sistem penggerak pada mobil.
Sebagai penyalur tenaga dari mesin ke roda, rangkaian sistem kemudi ini menjadi hal penting dalam mendukung performa sebuah mobil. Mulai unsur kenyamanan, kestabilan, sampai efisiensi.
Dipetik dari informasi yang diterima Suara.com dari PT Astra Daihatsu Motor (ADM), hingga kekinian di dunia otomotif ada lima macam sistem penggerak mobil.
Kelima macam sistem penggerak mobil adalah:
- FF (Front Engine-Front Wheel Drive) atau FWD
- FR (Front Engine-Rear Wheel Drive) atau RWD
- MR (Mid Engine-Rear Wheel Drive) atau RWD
- RR (Rear Engine-Rear Wheel Drive) atau RWD
- 4WD/AWD (Four Wheel Drive/All-Wheel Drive) atau AWD, 4WD
Untuk pasar kendaraan roda empat di Tanah Air, sistem penggerak FWD dan RWD tergolong paling banyak diminati.
Ditinjau secara teknis, pada sistem kemudi FF atau FWD, mesin mobil berada di bagian depan mobil dan penggerak mobil berada di roda depan.
Sementara pada sistem kemudi FR atau RWD, mesin mobil berada di bagian depan mobil dan penggerak mobil terdapat di roda belakang.
Pihak PT ADM sendiri memiliki line-up mobil yang menggunakan kedua pilihan konfigurasi sistem kemudi ini. Masing-masing memiliki keunggulan dan karakteristiknya sendiri.
Sebagai contoh mobil dengan sistem kemudi FF bisa ditemui pada Daihatsu Sirion, Ayla, dan Sigra. Keunggulannya adalah:
Baca Juga: PT Jasa Marga Sosialisasikan FLO, Undang Komunitas Otomotif Roda Empat
- Bobot mobil menjadi lebih ringan dikarenakan tidak adanya tambahan komponen pada sistem penggerak yang menghubungkan putaran mesin dari depan ke roda belakang.
- Hasilnya, konsumsi energi bahan bakar menjadi lebih irit.
- Mobil dengan penggerak roda depan memilih traksi yang lebih baik di jalanan yang licin, seperti saat hujan. Alasannya, roda depan sebagai penggerak kendaraan dan berat mesin mobil terletak pada bagian depan kendaraan.
Lantas, mobil berpenggerak roda belakang atau sistem kemudi FR bisa ditemui pada Daihatsu Xenia, Terios, Gran Max, dan Luxio. Keunggulannya adalah:
- Keseimbangan yang lebih baik, terutama saat akselerasi dan pada saat kendaraan dikemudikan dengan kecepatan tinggi. Alasannya bobot kendaraan dari depan sampai belakang didistribusikan merata.
- Lebih bertenaga saat melahap tanjakan dan membawa kendaraan penuh penumpang.
Berita Terkait
-
Bandung Diserbu Festival Teknologi Mobil Masa Depan, Warga Antusias Jajal Kendaraan Listrik
-
ITS Ciptakan Traktor Perahu Listrik, Bisa Bajak Sawah 1 Hektare Sekali Cas
-
Pemerintah Masih Pelit Insentif Mobil Hybrid Padahal Lebih Realistis Bagi Indonesia
-
Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK
-
GAC Tembus 30 Juta Unit Saat Persaingan Mobil China Semakin Memanas di Indonesia
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus