Suara.com - Penggunaan sarung tangan untuk pemotor memang hukumnya tidak wajib. Pemotor boleh menggunakan sarung tangan atau tidak saat berkendara.
Namun ada negara yang justru mewajibkan penggunaan sarung tangan saat bermotor.
Dilansir dari Rideapart, negara Spanyol telah membuat kebijakan yang mewajibkan pemotor menggunakan sarung tangan.
Hal ini diatur dalam undang-undang Direktorat Lalu Lintas di Spanyol yang akan diberlakukan pada tahun 2021.
Aturan ini sebelumnya diwacanakan pada tahun 2019 silam. Namun seiring berjalannya waktu, aturan ini mulai disahkan.
Pemerintah Spanyol mewajibkan penggunaan sarung tangan saat bermotor lantaran kecelakaan yang kerap terjadi di sana.
Menurut data yang dihimpun, lebih dari 350 pengendara sepeda motor tewas di jalan raya Spanyol selama tahun 2018.
Melihat data tersebut, akhirnya Direktorat Lalu Lintas Spanyol berencana untuk menekan angka kecelakaan dan kematian.
Mereka awalnya merencanakan penggunaan rompi dengan kantong udara atau sistem airbag. Namun rencana tersebut tidak terealisasi dan digantikan dengan penggunaan sarung tangan.
Baca Juga: Viral Pemotor Nekat Tancap Gas Meski Ban Bocor hingga Terlepas dari Velg
Menurut Kepala Pelatih Direktorat Lalu Lintas Spanyol, Montserrat Pérez, tangan merupakan bagian tubuh yang cukup rentan mengalami cedera. Soalnya ketika terjatuh dari motor, tangan berusaha menumpu badan agar tidak terbentur aspal.
"Saat pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan dan terjatuh, secara naluri mereka akan meletakkan tangannya terlebih dahulu untuk menghindari badan yang terbentur ke aspal. Sehingga hal ini menjadi salah satu bagian tubuh yang paling banyak mengalami cedera," kata Perez dikutip dari Rideapart.
Jadi, buat pemotor yang berkendara di sana wajib hukumnya menggunakan sarung tangan.
Lalu apakah aturan ini bakal berlaku juga di negara Indonesia?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet