Suara.com - Chief Executive Officer (CEO) Audi, Markus Duesmann mengatakan pihaknya secara bertahap akan menghentikan pengembangan mesin pembakaran internal atau combustion engine, menyusul kebijakan emisi Euro 7 yang berlaku di Eropa.
"Rencana Uni Eropa untuk standar emisi Euro 7 yang lebih ketat, menjadi tantangan teknik yang sangat besar bagi kami," ucap Markus Duesmann, kepada media Jerman Automobilwoche.
Ia menambahkan, standar emisi Euro 7 akan diikuti seluruh perusahaan otomotif. Termasuk Audi tentunya.
"Kami tidak akan lagi mengembangkan mesin pembakaran internal, tetapi menyesuaikan dengan pedoman emisi baru ini," tukas Markus Duesmann.
Sebagai informasi, regulasi Euro 7 untuk Benua Eropa akan dimulai pada 2025. Namun Audi bakal melakukanya bertahap diawali tahun ini.
Salah satu bentuknya, perusahaan mulai bergerak untuk mengembangkan kendaraan yang lebih ramah lingkungan lewat mobil listrik.
Sejauh ini perusahaan berlogo tiga cincin itu telah menggarap beberap model bertenaga listrik, seperti Audi e-tron GT dan Audi e-tron SUV.
Audi juga dikabarkan sudah mempersiapkan 12 model produk terelektrifikasi, seperti plugin-hybrid (PHEV) serta beberapa model full electric lainnya. Targetnya adalah 20 model mobil listrik pada 2025.
Termasuk model Audi A4 dan Audi A5 generasi berikutnya yang akan disiapkan jadi mobil listrik.
Baca Juga: Daftar Lokasi Wisata Super Prioritas untuk Giatkan Mobil Listrik Indonesia
Tag
Berita Terkait
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
7 Pemain Top Eropa Ini Absen di Piala Dunia 2026, Apa Alasannya?
-
Eks Tapol Turun Tangan, STPI Serahkan Amicus Curiae ke MA Bela Aktivis Demo Agustus 2025
-
Blak-blakan, Lamine Yamal Akui Kecewa Gagal Raih Ballon d'Or 2025
-
Tak Lagi Sering Pamer Kemesraan, Anthony Xie Ungkap Alasan Audi Marissa Absen di Berbagai Momen
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya