Suara.com - CEO MV Agusta, Timur Sardarov mengkonfirmasi bila pihaknya sedang dalam tahap pengembangan sepeda motor listrik.
"Menurut penelitian kami, sepeda motor dengan performa tinggi masih termasuk dalam kategori kami. Namun setidaknya perlu lima hingga tujuh tahun lagi bagi kami untuk memperkenalkan sesuatu yang masuk kriteria kami disimak dari DNA merek, performa, bobot, sampai tenaga," jelas Timur Sardarov dikutip dari MCN.
Ia menambahkan, meskipun saat ini industri perlahan mulai bergerak ke arah elektrifikasi, tidak sedikit yang belum bisa memenuhi ekspektasi pelanggan tentang sebuah sepeda motor listrik.
Bahkan Harley-Davidson LiveWire yang sangat sukses, masih kesulitan untuk memindahkan unit dari lantai showroom.
"Kami akan mulai mengerjakan produk listrik mulai tahun depan dan seterusnya. Namun masih lebih banyak soal mempelajari cara menuju produk terelektrifikasi," kata Timur Sardarov.
MV Agusta mungkin terlambat untuk bergerak menuju era kendaraan listrik, tapi bukan berarti tidak bisa mengejar ketinggalan dalam lima sampai tujuh tahun ke depan.
Hanya Timur Sardarov menyebutkan bahwa perusahaan yang dipimpinnya memiliki banyak pengetahuan teknik. Di sisi lain, rasio karyawan teknik MV Agusta adalah yang tertinggi di industri roda dua.
"Sekitar 25 persen tenaga kerja adalah bagian dari penelitian dan pengembangan. Tidak ada perusahaan lain yang memiliki skill itu," tegasnya.
Sayangnya, saat ini pencinta MV Agusta belum bisa melihat realisasi produk motor listrik itu. Namun, Timur Sardarov menyatakan bahwa perusahaan sedang bekerja di platform kendaraan listrik.
Baca Juga: Harley-Davidson Umumkan LiveWire Jadi Divisi Khusus Motor Listrik
Nantikan saja, MV Agusta melangkah ke arah produk terelektrifikasi.
Berita Terkait
-
Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor
-
Skandal Motor MBG Era Dadan Hindayana: Bertampang Sangar tapi Website Resminya Berisi Lorem Ipsum
-
Apa itu Mark Up? Modus Dadan Hindayana Korupsi Motor MBG
-
Usut Proyek BGN Era Dadan Hindayana, Kejagung Temukan Vendor Konveksi Suplai 21 Ribu Motor Listrik
-
Kasus Korupsi MBG, Begini Nasib Motor Listrik Hasil Mark Up dan SPPG yang Terafiliasi Dadan Cs
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Diler LEPAS Pertama di Luar Jakarta Resmi Buka di Yogyakarta: Bawa SUV Pintar, Bisa Parkir Sendiri
-
Strategi Motul Kuasai Pasar Oli di Tengah Maraknya Belanja Online
-
6 Mobil Listrik Termurah Pertengahan 2026: Mana yang Paling Layak Dibeli? Ini Kata Pengamat
-
Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor
-
Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda
-
Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall
-
Pilihan Mobil PHEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM
-
Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap
-
Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya
-
Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor