Suara.com - Saat ini banyak mobil modern yang sudah menggunakan sistem pengereman ABS atau antilock brake system. Secara sederhana sistem ABS adalah fitur keselamatan yang membuat rem tidak terkunci jika dilakukan pengereman mendadak.
Hal ini bisa terjadi berkat adanya sensor yang dipasangkan pada roda sehingga mampu mendeteksi apabila putaran roda terhenti saat sedang berjalan.
Sensor ini terhubung kepada komputer yang akan meneruskan pesan pada sistem berupa pengaturan tekanan agar kinerja sistem ABS bisa maksimal.
Kendati demikian teknologi ABS bukan berarti tidak memiliki kekurangan. Mengutip mobil88, berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari sistem pengereman ABS.
Simak nilai plus dan minus pada sistem ABS:
Kelebihan sistem Rem ABS
- Rem sangat pakem dan meyakinkan jika kendaraan berjalan di permukaan yang datar, atau di atas aspal
- Roda kendaraan tidak akan terkunci saat melakukan pengereman
- Kendaraan mudah dikendalikan saat mengerem secara mendadak
- Pengereman Rem ABS lebih cepat dibanding dengan rem biasa
- Pengereman semakin efektif dan tentunya tingkat kecelakaan semakin kecil
Kekurangan sistem Rem ABS
- Kendaraan sulit berhenti jika mengerem di jalan yang berkerikil atau tidak rata, jadi kendaraan sulit untuk berhenti secara optimal
- Saat rem basah atau jalan di jalan yang tidak rata, rem menjadi tidak pakem dan kadang berbunyi menggeruk
- Rem ABS dapat bekerja optimal jika kendaraan melewati jalan yang beraspal atau jalan yang rata.
Berita Terkait
-
Purbaya Bantah Budaya 'ABS' Saat Hadapi Prabowo: Semua Kita Hitung Dengan Baik
-
Jam 3 Pagi di Layar Prabowo: Melawan Budaya ABS dengan Podcast Kritis
-
Kalau Lebih Bayar Pajak Gimana? Ini Penyebab dan Solusinya
-
Tips Jaga Rem Mobil Tetap Pakem saat Dibawa Mudik Lebaran
-
Selalu Ada Kelebihan di dalam Ketidaksempurnaan: Novel Lotus in the Mud
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Solusi Cerdas Libas Jalan Bercadas: Ini 4 Opsi Mobil 1500cc Termurah tapi Berkelas
-
Update Harga BBM Pertalite, Solar hingga Pertamax di Berbagai Wilayah Indonesia 1 April 2026
-
Harga Toyota Agya Bekas: Di Bawah Rp100 Juta Dapat Unit Buatan Tahun Berapa?
-
Toyota Innova Vs Rush, Mana yang Lebih Irit? Cek Beda Konsumsi BBM, Performa, Harga, dan Pajaknya
-
5 Mobil Listrik Termurah 2026, Alternatif Hemat Tanpa Bensin kalau Harga BBM Naik
-
BYD Mengaku Bakal Cuan dari Naiknya Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah
-
Terpopuler: 6 Mobil Diesel Bandel dan Awet untuk Jangka Panjang, 5 Motor Honda Super Irit
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China