Suara.com - Mitsubishi Motors Corporation mengumumkan untuk menghentikan produksi mobil legendaris mereka, Mitsubishi Pajero. Sebagai kado perpisahan, Mitsubishi Australia bakal meluncurkan edisi spesial SUV produksi pabrikan Jepang ini.
Melansir Motor1, belum jelas apakah edisi yang ditawarkan akan sama dengan yang disiapkan di negara asalnya pada 2019. Saat itu, Australia mendapat jatah terbatas 800 unit.
Sebagai edisi spesial, model ini dibedakan lewat berbagai tambahan aksesoris. Tambahan yang disiapkan di antaranya deflektor kap berwarna, alas karpet, liner kargo belakang, flap bagasi belakang dan balutan kulit pada sisi interior.
Sementara versi Jepang hanya menampilkan pelat samping yang diterangi dengan nomor seri FE, stiker khusus, dan jam tangan dengan nomor seri sesuai kode produksi mobil. Model ini juga masih ditawarkan dalam varian GLX, GLS, dan Exceed.
Antara Mitsubishi Pajero dan Mitsubishi Pajero Sport memiliki perbedaan. Antara lain adalah namanya sendiri. Di beberapa negara, Mitsubishi Pajero memiliki nama lain seperti Montero dan Shogun. Sementara Pajero Sport memiliki nama Challenger, Montero Sport, atau Shogun Sport.
Segmentasinya sendiri, Pajero turun di kelas big SUV dan Pajero Sport medium SUV. Mitsubishi Pajero diluncurkan pertama kali pada 1982, dan Pajero Sport pada 1996.
Perbedaan lainnya terletak di pilihan penggerak roda. Mitsubishi Pajero hanya tersedia dalam versi 4WD sedangkan pajero Sport terdapat dua pilihan 2WD dan 4WD.
Sedangkan produksi Pajero dibuat di Jepang, dan Pajero Sport di berbagai negara, seperti Indonesia, Thailand, Rusia, dan Bangladesh.
Berita Terkait
-
Kepolisian Jepang Tangkap Produser XG atas Dugaan Kepemilikan Narkotika
-
Viral di Jepang, Kini Tendon Premium Legendaris Ini Bisa Dinikmati di Indonesia
-
China Kunci 20 Perusahaan Terkait Militer Jepang, Ada Mitsubishi dan Subaru
-
Heboh Impor 105 Ribu Pickup India, Padahal Harga Mobil Lokal Cuma Rp150 Jutaan, Ini Daftarnya
-
Sinopsis Tokeikan no Satsujin, Drama Genre Misteri Dibintangi Oku Tomoya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Sering Terobos Hujan Bikin Motor Rentan? Sudah Cek 5 Bagian Ini Biar Tetap Aman?
-
Cari Skutik Murah Tapi Gak Murahan? Simak Kelebihan dan Penyakit Langganan Honda Genio
-
Motor Termurah BMW Harganya Setara Yamaha NMAX
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Pemerintah Batasi Pergerakan Kendaraan Demi Tekan Kemacetan Mudik Lebaran 2026
-
5 Pilihan Motor Matic Murah Siap Kuasai Tanjakan, Cocok Buat Mudik ke Pegunungan
-
Ini Jadi Pesaing Berat Yamaha Aerox 155, Mending Mana sama Viento 180? Harga Mirip!
-
Harga bak Langit dan Bumi: Inilah Pesaing Yamaha Grand Filano yang Lebih Murah Rp10 Juta
-
5 Fakta Bendera Indonesia Berkibar di WSSP: Aldi Satya Mahendra Naik Motor Apa?