Suara.com - Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan permintaan penyaluran kredit kendaraan bank itu bisa mencapai Rp5 triliun dalam sebulan, berkat diadakan virtual expo yang mempertemukan diler dengan konsumen.
"Kalau kita tidak mempertemukan para konsumer dengan diler mobil atau developer rumah secara virtual, tidak akan terjadi penjualan. Tapi begitu ada virtual expo dalam satu bulan luar biasa dampaknya," kata Jahja Setiaatmadja dalam webinar digitalisasi UMKM dan sistem pembayaran 2025 yang dipantau di Jakarta, Rabu (2/6/2021).
Jahja mengungkapkan sebelum pandemi COVID-19 BCA bisa menyalurkan kredit mobil baru dengan nilai mencapai Rp2,5 triliun dalam satu bulan. Saat awal pandemi COVID-19 di Indonesia yaitu pada April 2020 penyaluran kredit anjlok hingga menjadi Rp90 miliar dalam satu bulan.
"Pada saat awal COVID-19 Maret masih oke. April 2020 turun ke Rp90 miliar, Mei Rp180 miliar, saya ingat sekali angkanya Juni cuma Rp400 miliar, bayangkan awalnya Rp2,5 triliun," kata Jahja.
Pada Agustus 2020, lanjut dia, BCA mulai mengadakan virtual expo dan berhasil menaikkan penyaluran kredit menjadi Rp1 triliun. Namun jumlah tersebut belum cukup mengingat pembayaran cicilan mobil per bulannya sekitar Rp1,8 triliun hingga Rp2 triliun.
Jahja mengatakan pada Februari dan Maret 2021 BCA kembali mengadakan virtual expo dan langsung bisa mendapatkan aplikasi kredit mencapai Rp5 triliun.
"Kuncinya kita dorong diler mobil masuk platform virtual, pertemukan pembeli, nasabah-nasabah kita, dan masyarakat, sehingga dari yang tadinya cuma Rp80-90 miliar meledak (pengajuan) aplikasi sampai Rp5 triliun," ujar Jahja.
Dia meyakini daya beli masyarakat golongan ekonomi menengah masih ada di tengah pandemi COVID-19. Namun, kata dia, masyarakat ekonomi menengah tidak memiliki kesempatan untuk membelanjakan uang mereka dikarenakan keterbatasan pergerakan akibat pandemi. Hal itulah, lanjutnya, yang menjadi penyebab kredit masih sangat lemah. [Antara]
Baca Juga: Presdir BCA: Menyedihkan, 90 Persen Barang di e-commerce Indonesia Adalah Produk Impor
Berita Terkait
-
Strategi Daihatsu Atasi Kredit Mobil Ditolak Perusahaan Pembiayaan
-
BRI KKB Tawarkan Bunga Mulai 2,85% Flat, Kredit Mobil Baru Kini Bisa Diajukan Lewat BRImo
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
Optimisis, BCA Targetkan Penyaluran Kredit Tumbuh 10 Persen di 2026
-
5 Cara Oper Kredit Mobil Resmi yang Aman untuk Atasi Cicilan yang Berat
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok
-
Fitur Unggulan JETOUR T2 yang Dapat Membantu saat Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Motor Brebet saat Digas? Ini 8 Penyebab dan Cara Praktis Mengatasinya
-
Jasa Marga Siapkan Tol Japek II Selatan Fungsional Saat Arus Balik Lebaran 2026