Suara.com - Menteri Dalam Negeri Spanyol, Fernando Grande-Marlaska mengumumkan membatalkan undang-undang airbag bagi pengendara sepeda motor karena akan dilakukan penelitian lebih lanjut tentang peranti keselamatan ini.
Selain itu negeri Matador juga akan melakukan tinjauan kecelakaan secara lebih mendetail, atas permintaan beberapa asosiasi sepeda motor, untuk menentukan kelayakan airbag dalam penggunaan sehari-hari.
Sementara itu Kelompok sepeda motor Spanyol, Asociacion Mutua Motera (AMM) mengungkapkan dalam sebuah survei bahwa 65,5 persen pengendara sepeda motor yang menjadi responden percaya bahwa penggunaan airbag pada pengendara sepeda motor harus bersifat sukarela, tidak diwajibkan oleh undang-undang.
Meskipun teknologi airbag telah berkembang pesat dalam 20 tahun terakhir, penggunaan airbag dinilai tidak cocok untuk semua situasi berkendara.
Pembalap mungkin jadi pihak yang paling diuntungkan dari unit airbag terbaru, tapi kondisi tak bisa berlaku bagi semua jenis pengguna sepeda motor. Saat ini, pengendara bebas menentukan apakah rompi airbag diperlukan dalam perjalanan sehari-hari.
Terlepas dari aturan yang masih menjadi perdebatan, seperti dikutip dari RideApart, pemerintah Spanyol sendiri telah menetapkan aturan bila pengendara sepeda motor wajib menggunakan perlengkapan seperti helm, sarung tangan, dan sepatu setinggi mata kaki, jika tidak ingin terkena sanksi.
Sebelumnya proposal penggunaan airbag pada sepeda motor diajukan pada Juli 2019. Menyusul 350 kasus kecelakaan sepeda motor Spanyol yang meminta korban jiwa pada 2018.
Hal ini diusulkan sebagai langkah untuk mengurangi angka kecelakaan pengguna sepeda motor. Di sisi lain, banyak pengguna kendaraan roda menilai bila aturan ini berlebihan.
Baca Juga: Best 5 Oto: Mobil Listrik Terbaru Tesla Batal Tampil, Uji Kendaraan Tenaga Angin
Berita Terkait
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol
-
Dibantai Spanyol, Georgios Donis: Kami Terlalu Banyak Lakukan Kesalahan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia