Suara.com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pemobil yang menolak untuk diputar balik oleh aparat.
Video ini diabadikan dalam sebuah unggahan akun Instagram @undercover.id. Dalam tayangan video tersebut, terlihat adu mulut antara pemobil dengan aparat.
Awalnya pemobil tersebut hendak pulang ke kos yang terletak di Surabaya. Namun aparat memberhentikannya karena pelat nomornya merupakan pelat nomor Semarang.
Aparat kemudian menanyakan ke pemobil yang terlihat mengendarai mobil Suzuki tentang kelengkapan hasil tes swab serta sertifikat vaksinasi.
Pemobil tersebut ternyata tidak memiliki semua dan ia hanya menunjukkan bukti berupa kunci kos kalau dirinya benar-benar kos di Surabaya.
Pihak aparat kemudian menanyakan lagi ke pemobil mengenai surat keterangan tinggal dari RT dan RW setempat. Namun lagi-lagi, pemobil tersebut memang tidak memilikinya.
Pemobil tetap memaksa untuk bisa melintas menuju kosnya tersebut. Tetapi aparat secara tegas melarangnya karena surat-surat yang dimintanya tidak dimiliki pemobil.
Cekcok dan adu mulut pun terjadi antara pemobil dan aparat. Pemobil pun sempat keluar dari mobil dengan menunjukkan KTP-nya.
Tetapi lagi-lagi aparat tetap menolaknya untuk mempersilakan pemobil tersebut melintas.
Baca Juga: Viral Aksi para Pemobil Kejar-kejaran dan Kepung Pemotor di Jalan Tol, Bak di Film Action
Video ini pun viral di media sosial dan warganet langsung memberikan tanggapan di dalam kolom komentar unggahan tersebut.
"Aku yg sebagai orang luar yg kerja di Surabaya emang peraturan masuk sby gitu,selain plat L/W dilarang masuk sby, bisa masuk sby kalau ktpnya sby, atau nunjukin sertifikasi vaksin/surat rapid tes covid, pakek surat keterangan bekerja kalau bekerja di Surabaya jg bisa, jadi ini itu yg salah masnya, pak polisi nya cuma melaksanakan tugasnya aj," tulis @syahrul_muhtar***.
"Ya simplenya kalo lu gak punya "tiket masuk" ya jangan marah ama yg jaga dong kan sudah aturannya gitu. Sekarang orang2 pada hobi blunder ya, dia yg video tapi dia juga yang salah ngeyel pula, ntar kalo gak tegas katanya polisi lembek tapi pas dikasi tindakan tegas malah marah marah kan aneh," beber @kaminomegu***.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya