Suara.com - Porsche mengumumkan akan melakukan penarikan kembali atau recall atas model Porsche Taycan akibat mesin mobil mati secara mendadak.
Perusahaan asal Jerman ini menjelaskan bahwa masalah perangkat lunak atau software dalam kasus tertentu tidak mampu mendeteksi informasi yang dibutuhkan. Kondisi ini memicu mobil kehilangan daya.
Untuk mengatasi masalah itu, Porsche telah melakukan pembaruan software terkait sektor elektronik daya dan unit kontrol mesin. Perusahaan juga telah melapor kepada Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) bahwa model Porsche Taycan MY20 dan MY21 akan ditarik.
"Pembaruan sekarang sudah tersedia, telah diterapkan dalam produksi, dan sejumlah kendaraan pelanggan telah menerima update terbaru," jelas Porsche, sebagaimana dikutip Carscoops.
Porsche juga menjelaskan bila diler akan memperbarui kendaraan baru sebelum dikirim kepada pelanggan. Sementara konsumen yang telah menerima produk atau terkena dampak akan diberi tahu untuk segera melakukan perbaikan. Caranya berkunjung ke diler resmi Porsche dan perbaikan berlangsung tanpa dipungut biaya.
Dan soal software yang menyebabkan Porsche Taycan direcall ini, ada kemungkinan dilakukan penarikan secara global.
Mengutip sumber anonim, Porsche sedang mempersiapkan penarikan dan mungkin mengumumkan sejauh mana masalah ini dalam beberapa hari mendatang.
Sementara investigasi NHTSA menunjukkan bahwa Porsche Taycan bisa kehilangan tenaga saat bergerak, dengan kecepatan berapa pun tanpa peringatan apapun kepada pengemudi. Regulator keselamatan jalan raya Amerika Serikat itu menyebutkan ada sekitar 12.146 unit kendaraan yang terdampak.
Baca Juga: Belum Lama Meluncur, Aprilia Recall 700 Unit RS 660 dan Tuono 660
Berita Terkait
-
Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall Akibat Masalah Suspensi Udara Begini Nasib Unit di Indonesia
-
Bahaya Suspensi Ambles Saat Melaju Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall
-
Bahaya Kebakaran Mengintai Ratusan Ribu Unit Pengguna BMW dan Toyota Supra
-
Margin Keuntungan Anjlok Parah Porsche Siapkan Gelombang PHK Massal Ribuan Pekerja
-
Bahaya Kebakaran Baterai Paksa Hyundai dan Kia Lakukan Recall Ioniq 5 dan EV9
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Dugaan Korupsi Rp46 Miliar, Kantor Sekretariat KPU Morowali Digeledah Kejaksaan
-
Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
-
Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti
-
Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment
-
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
-
Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu
-
Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus
-
Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0
-
Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa