Suara.com - Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah akan berlangsung pekan mendatang (19-20/7/2021), Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menyatakan akan bakal membuat titik-titik penyekatan. Jumlahnya mencapai 1.065 yang berawal dari Lampung sampai Jawa dan Bali.
"Di Lampung ada 21 lokasi. Kemudian Banten 20 lokasi penyekatan, dua jalan tol, 17 jalan non-tol, dan satu pelabuhan," jelas Irjen Pol Istiono dalam konferensi pers Ditjen Perhubungan Darat virtual, Rabu (14/7/2021).
Ia meneruskan, untuk wilayah Polda Metro Jaya akan ada 100 pos penyekatan, dengan komposisi 15 pos berada di jalan tol, dan sisanya 85 di jalan non-tol.
Di Jawa Barat, akan hadir 353 pos lokasi penyekatan, Jawa Tengah 721 pos penyekatan, dan di Yogyakarta dibuat 23 pos penyekatan yang semuanya meliputi jalan non-tol.
"Jawa timur dibangun 204 lokasi pos pembatasan penyekatan, Bali 45 lokasi terdiri dari 43 lokasi jalan tol,dan dua di pelabuhan," ucap Irjen Pol Istiono.
Ia menegaskan, hanya pekerja dan pihak yang masuk dalam sektor esensial dan kritikal yang boleh lewat penyekatan jalan ini
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan bahwa para pekerja dan operator moda transportasi juga harus menyertakan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) untuk bisa melewati penyekatan ini.
Sementara penumpang juga harus menyertakan kartu vaksin sebagai syarat perjalanan.
"Untuk kendaraan logistik tidak harus vaksin. Arahan Menhub pengemudi walau belum divaksin, Pemeritnah melakukan akselerasi jumlah masyarakat yang dilakukan vaksin," tukasnya.
Baca Juga: Kisruh Final Piala Euro 2020, Jam Tangan Driver F1 Lando Norris Jadi Sasaran Penjarah
Berita Terkait
-
Jarang Terjadi! Para Raja dan Sultan Datangi Istana Tagih Janji Prabowo soal Bandara Bali Utara
-
Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!
-
Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong
-
Alarm BMKG! 90% Wilayah Jabar Diprediksi Dilanda Kemarau Kering
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Literasi Kelas Menengah: Saat Hobi Membaca Menjadi Sebuah Privilege
-
Mengapa Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Sehari-hari di Jakarta
-
OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat
-
Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?
-
626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?
-
MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!
-
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus
-
Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan
-
Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026
-
Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri