Suara.com - Kelompok bersenjata Taliban membuat geger masyarakat dunia. Mereka kini berhasil mengambil alih kekuasaan pemerintah Afghanistan.
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani pun dikabarkan telah meninggalkan negaranya dengan empat mobil dan satu helikopter yang dipenuhi dengan uang tunai.
Presiden Afghanistan tersebut memilih kabur karena ingin menghindari pertumpahan darah.
Kelompok Taliban memang kerap memberikan perlawanan terhadap pemerintah selama 20 tahun lamanya sejak mereka digulingkan oleh invasi pasukan asing pimpinan AS.
Selama perlawanan terhadap pemerintah, mereka kerap wara-wiri menggunakan kendaraan baik berupa mobil maupun motor.
Salah satu kendaraan yang kerap digunakan milisi Taliban yakni sebuah motor berlogo sayap mengepak.
Dilansir dari Visordown, mereka kerap menggunakan motor Honda CG125.
Dari segi tampilan, motor ini memang tidak terlihat gagah. Namun motor ini diklaim mampu menyusuri daerah yang pelosok.
Dalam penggunaan motor ini, mereka selalu berboncengan. Satu orang mengendarai motor dan satu lagi membawa roket.
Baca Juga: Simak Pesona Honda U-BE, Motor Elektrik Mungil yang Lebih Murah dari Honda Beat
Sejarah penggunaan motor Honda CG125 ini dimulai pada tahun 2013, dimana motor ini dijual di Afghanistan dengan harga 700 Dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 10 jutaan.
Para pasukan Taliban sudah memodifikasi motor ini dgan penambahan MP3 Player yang digunakan untuk mendengar ceramah atau bacaan Al-Quran sambil membawa motor.
Honda CG125 2013 dibekali mesin single silinder 124,1 cc OHC berpendingin udara dan masih memakai karburator untuk suplai bahan bakar.
Mesin tersebut dikawinkan dengan transmisi manual 4-percepatan.
Teknologinya terbilang masih jadul yakni penggunaan panel instrumen yang belum digital.
Suspensi depan masih menggunakan model teleskopik dan bagian belakang mengaplikasikan sokbreker ganda biar lebih kokoh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026