Suara.com - Nama Ali Mochtar Ngabalin baru saja ditunjuk sebagai bos baru di PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau sering dikenal Pelindo.
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) ini ditetapkan sebagai Komisaris Independen PT Terminal Petikemas Indonesia.
Perusahaan ini merupakan subholding dari PT Pelindo yang telah melakukan holding sejak 1 Oktober 2021.
Dengan ditunjuknya sebagai bos Pelindo, pastinya banyak yang penasaran berapa sih total kekayaan dari Ali Mochtar Ngabalin ini.
Dilansir dari data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tercatat ia memiliki kekayaan sebesar Rp 529 juta saja.
Data tersebut merupakan data di tahun 2003 silam. Dalam data terbaru tahun 2021 ini, nama Ali Mochtar Ngabalin tidak ditemukan di situs LKHPN.
Dari total kekayaannya tersebut terbagi menjadi 2, yakni harta bergerak dan harta tidak bergerak.
Harta tidak bergerak terdiri dari kepemilikan tanah dengan total yang dilaporkan sebesar Rp 445 juta.
Sedangkan harta bergerak terdiri dari alat transportasi dan mesin, logam mulia, dan benda bergerak lainnya.
Baca Juga: Polri Minta Maaf Anggota Polisi Lakukan Intimidasi kepada Dua Jurnalis
Khususnya pada alat transportasi dan mesin, ia ternyata hanya memiliki satu mobil saja lho. Dan mobil tersebut bukanlah mobil pabrikan Jepang atau Eropa, melainkan Korea.
Mobil yang dimilikinya berupa Hyundai Atoz lansiran tahun 2001 yang ditaksir senilai Rp 90 juta.
Mobil ini dibekali mesin SOHC berkapasitas 999 cc. Dengan mesin ini, mobil pabrikan Korea ini mampu memuntahkan tenaga hingga 55 dk dengan torsi maksimal 82 Nm.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia