Suara.com - BMW sampai saat ini menjadi salah satu perusahaan otomotif yang belum mengumumkan target, untuk mulai berhenti memproduksi mesin bensin.
Meski demikian, CEO BMW Oliver Zipse mengaku, perusahaan sangat siap jika larangan untuk mobil bensin mulai berlaku.
"Kami akan siap dengan larangan mesin pembakaran. Jika suatu wilayah atau negara mendapat ide untuk melarang mesin pembakaran, kami punya penawaran," kata Zipse, dikutip dari Carscoops, Sabtu (16/10/2021).
Akan tetapi, Zipse meragukan apakah larangan menyeluruh seperti itu adalah jalan terbaik untuk masa depan.
"BMW Group tidak khawatir tentang hal ini. Apakah itu ide yang bagus adalah pertanyaan lain, tetapi kami akan memiliki penawaran," terangnya.
Seperti diketahui, Uni Eropa telah mengusulkan larangan penjualan mobil berbahan bakar fosil mulai 2035 karena berfokus untuk memerangi emisi global.
BMW mengharapkan setengah dari penjualan globalnya menjadi kendaraan listrik pada 2030.
Namun, pabrikan asal Jerman ini sepertinya masih melihat peluang untuk produk dengan mesin pembakaran.
Sementara itu, kepala pengembangan BMW Frank Weber dalam sebuah wawancara sempat mempertanyakan, apakah sistem dan konsumen siap akan perubahan tersebut.
Baca Juga: Pemerintah Bakal Setop Jual Mobil Bensin di Tahun 2050
Dia juga menyebutkan alasan mengapa mereka menghindari batas waktu untuk memproduksi mesin pembakaran.
"Hal terakhir yang kami inginkan adalah pelanggan harus membeli mobil listrik, dan tidak ada infrastruktur pengisian daya yang memadai," ungkap Weber.
Meski demikian, BMW telah berkomitmen menghadirkan jajaran produk kendaraan listrik.
Jajaran produk mobil listrik yang telah disiapkan antara lain, BWW 7 Series dan X1 tahun depan.
Berita Terkait
-
Brakk! Pengemudi BMW Tabrak Polisi di Kebayoran Baru
-
Jatuh dari Lantai 9, Pria Ini Selamat Setelah Mendarat di Atas BMW
-
BMW Ungkap Desain Gril Besar akan Tersemat di Lebih Banyak Model
-
Peresmian Diler Plaza MINI Senopati
-
Best 5 Oto: Audi Garap Mobil Listrik Reli, Jaguar Land Rover Luncurkan Live Configurator
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung