Suara.com - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, bekerja sama dengan Astra Tol Cipali melakukan simulasi penanggulangan kecelakaan mobil tangki. Tujuannya adalah mengasah kemampuan personel dalam menghadapi kondisi darurat. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.
"Simulasi keadaan darurat kali ini masuk dalam kategori level 0. Latihan ini merupakan upaya tim Pertamina dan Astra Tol Cipali mengasah kewaspadaan seluruh personel," jelas Eko Kristiawan, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat melalui pesan tertulis yang diterima di Cirebon, Rabu (3/11/2021).
Simulasi keadaan darurat yang dilaksanakan bersama PT Lintas Marga Sedaya (Astra Tol Cipali) dilaksanakan di Jalur Tol Cipali KM 77, Jawa Barat.
Skenarionya adalah:
- Penanggulangan keadaan darurat mobil tangki BBM diawali mobil tangki masuk gerbang Tol Cipali arah Jakarta KM. 77 Jalur B, kemudian mobil tangki dipotong atau didahului oleh kendaraan lain yang mengakibatkan mobil tangki terbalik pada posisi sebelah kiri dan menutup sebagian badan jalan.
- Insiden terpantau oleh tim Astra Tol Cipali melalui CCTV Traffic Monitoring Control (TMC), selanjutnya mobil patroli segera mengarah ke lokasi, kemudian dilakukan analisa insiden oleh petugas dengan dilanjuti proses penanganan tim rescue, derek, dan penyiapan tim pemadam kebakaran.
- Namun ketika sedang dilakukan alih lalu lintas dengan proses kontra flow kendaraan, kompartemen mobil tangki yang mengalami rembesan mulai muncul percikan api dan terbakar.
- Selanjutnya dilakukan pemadaman dan berhasil ditanggulangi serta dilakukan proses evakuasi mobil tangki oleh tim fire brigade Pertamina, adapun dua orang korban luka awak mobil tangki yang ada juga langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta menggunakan ambulans untuk diberikan tindakan perawatan intensif.
Simulasi ini dihadiri langsung oleh Ketua KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) Soerjanto Tjahjono, VP HSSE PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading T. Parningotan Pasaribu, Kepala Divisi Operasi PT Astra Tol Cipali Suyitno, serta perwakilan dari kementerian dan instansi terkait lainnya.
"Tak hanya faktor keamanan, juga kesigapan setiap pekerja untuk cepat merespons terjadinya insiden kecelakaan mobil tangki di Jalan Tol, ataupun keadaan darurat lainnya," jelas Eko Kristiawan.
Latihan bersama semacam ini, kata Eko sebagai pilot "project join exercise" yang dilakukan oleh Pertamina bersama dengan Astra Tol Cipali.
Pada beberapa kegiatan simulasi-pun kerap melibatkan pihak eksternal yang seringkali berada pada garis depan penanganan kondisi darurat. Tujuannya, supaya kemampuan petugas Pertamina dalam penanganan ancaman, insiden, dan situasi darurat apapun tetap diimbangi oleh kemampuan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait.
"Kegiatan simulasi diharapkan dapat meminimalisir gangguan operasional Pertamina dalam menjamin ketersediaan energi," pungkasnya.
Baca Juga: Aturan Uji Emisi DKI Jakarta Dinilai Pakar Otomotif Sebagai Tahapan Menuju Standar Euro 4
Berita Terkait
-
Tak Lagi Bisnis Gedung, Waskita Fokus di Jalan Tol
-
Tambah Armada dan Dikawal TNI - Polri, Antrean BBM di Sumatra Diklaim Mulai Normal
-
Transformasi Jasa Marga Kian Agresif, Fokus Ciptakan Nilai Berkelanjutan dan Pengalaman Pelanggan
-
Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini
-
PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim