Antrean BBM Subsidi Mengular di Makassar, Pertamina Tambah Selang Nozzle di SPBU

Sabtu, 12 September 2026 | 18:27 WIB
Pertamina mengubah menambah nozzle di 12 SPBU Kota Makassar untuk mengurai antrean BBM subsidi. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • PT Pertamina Patra Niaga mengubah konfigurasi pelayanan dan menambah nozzle di 12 SPBU Kota Makassar.
  • Kebijakan tersebut diterapkan untuk mengurai antrean panjang akibat peningkatan kebutuhan Solar bersubsidi sebesar 10 hingga 15 persen.
  • VP Corporate Communication Kitty Andhora menyatakan Pertamina juga menetapkan 25 SPBU beroperasi 24 jam untuk melancarkan distribusi energi.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga mengubah konfigurasi kapasitas pelayanan dan menambah selang penyalur atau nozzle BBM bersubsidi di 12 SPBU Kota Makassar. Langkah tersebut dilakukan guna mengurai antrean pengisian bahan bakar akibat perubahan pola konsumsi dari BBM non subsidi ke BBM bersubsidi. 

Berdasarkan data Pertamina, kebutuhan terhadap Solar JBT (Jenis Tertentu) di Sulawesi Selatan mengalami peningkatan sekitar 10 hingga 15 persen selama periode Juni hingga Agustus 2026.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan pihaknya akan  terus mengevaluasi kondisi operasional di lapangan untuk menjaga kelancaran distribusi energi.

"Penyesuaian konfigurasi kapasitas dan penambahan nozzle BBM subsidi di 12 SPBU Makassar merupakan salah satu langkah yang kami lakukan untuk mengoptimalkan kapasitas pelayanan dan mendukung kelancaran masyarakat dalam mendapatkan BBM," ujar Kitty melalui keterangan tertulis pada Sabtu (12/9/2026).

Penyesuaian konfigurasi tersebut melengkapi upaya sebelumnya, yakni menetapkan total 25 SPBU beroperasi selama 24 jam di Kota Makassar guna memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga terus memperkuat monitoring stok dan penyaluran BBM di wilayah Makassar. Penyaluran dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan kebutuhan di masing-masing SPBU, sehingga distribusi dapat terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

"Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Untuk informasi dan layanan lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135," kata Kitty menambahkan. 

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com