Suara.com - Sebuah akun Twitter @bangzul_ntb memperlihatkan kondisi terbaru dari Sirkuit Mandalika. Dalam unggahnnya tersebut, tampak Sirkuit tersebut sudah mulai tahap pengecatan.
Terlihat petugas tengah mewarnai bagian pinggir sirkuit dengan paduan warna merah, putih, dan hijau pada bagian pinggir.
Namun tak sedikit dari warganet justru mengomentari dari warna yang digunakan untuk pengecatan Sirkuit Mandalika.
"Jelek...beneran ..jelek pewarnaanya..bikin sakit di mata," tulis Ivan***.
Padahal dalam proses pewarnaan ini, tidak sembarangan asal mengecat saja. Warna ini sudah sesuai dengan standar Federation Internationale de Motocyclisme atau sering dikenal FIM.
Dalam dokumen yang diterbitkan oleh FIM, warna yang dipakai sudah sesuai standar.
Kerb adalah bagian samping sirkuit yang ditandai dengan warna-warni. Salah besar warna-warna itu hanya berfungsi sebagai estetika semata.
Kerb digunakan sebagai penanda batas racing line para pebalap. Nah, jaraknya minimal 12 meter dengan bagian awal dan akhirnya berbentuk segitiga warna putih.
Trek juga dilengkapi dengan verges dan area run off. Verges bisa diartikan sebagai bagian terluar sirkuit. Sebenarnya verges memiliki profil yang sama dengan sirkuit, tapi harus diberi warna berbeda.
Baca Juga: Menparekraf Optimis World Superbike Mandalika Bisa Bangkitkan Pariwisata Indonesia
Run off adalah area yang ada di antara verge dan protective line pertama.
Fungsi keduanya untuk meningkatkan jarak penglihatan dan menstimulasi kemampuan pebalap menggunakan lebar sirkuit.
Fungsi lain yang tak kalah penting, kedua area ini membantu pembalap untuk menghentikan motornya tanpa harus terjatuh. Intinya, baik verges maupun run off merupakan bagian dari standar keamanan sirkuit.
Dalam pengecatan Sirkuit Mandalika sendiri, dikerjakan oleh tim khusus yakni tim pengecatan professional RoadGrip.
Peralatannya pun bukan sembarang alat biasa lho, melainkan peralatan cat yang digunakan khusus untuk aspal jenis SMA ( Stone Mastic Asphalt).
"Jenis cat ini pun mempunyai kemampuan yang mumpuni dari cuaca dan "siksaan" kendaraan - kendaraan balap yang akan melintasinya." tulis keterangan dalam akun Instagram @themandalikagp.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Bukan LCGC, Mobil 7 Penumpang Penggerak RWD Ini Cuma Rp60 Jutaan Jelang Lebaran 2026
-
Viral Pemobil Vellfire Ngamuk Minta BBM Subsidi, Siapa Sebenarnya yang Berhak Isi Pertalite?
-
Sepakat Ditunda, Impor Mobil Pick Up dari India Ternyata Sudah Tiba di Jakarta
-
Mewah ala Alphard! BYD Rilis Linghui M9, MPV Pintu Geser Khusus Taksi Online
-
Polemik Impor Pick Up India Ditengah Dominasi Kendaraan Niaga 4x2 Produksi Dalam Negeri
-
Apakah Mobil Baru Masih Butuh Inreyen di Era Teknologi Mesin yang Semakin Canggih
-
Sering Terobos Hujan Bikin Motor Rentan? Sudah Cek 5 Bagian Ini Biar Tetap Aman?
-
Cari Skutik Murah Tapi Gak Murahan? Simak Kelebihan dan Penyakit Langganan Honda Genio
-
Motor Termurah BMW Harganya Setara Yamaha NMAX
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal