Suara.com - York Regional Police di Kanada telah mengeluarkan peringatan bahwa semakin banyak pencuri yang menggunakan perangkat pelacak Apple untuk memantau target mereka sebagai modus pencurian baru.
Dalam aksinya, penjahat mencari kendaraan baru di tempat umum seperti tempat parkir dan supermarket, kemudian memasang AirTag di area di mana pemiliknya tidak dapat menemukannya, dan kemudian menggunakan iPhone untuk melihat ke mana arahnya. Setelah kendaraan diparkir, pencuri dapat menentukan lokasinya dan melakukan aksi pencurian.
Sebagaimana diketahui, Apple telah membangun beberapa fitur privasi di AirTag untuk memberi tahu orang-orang bahwa mereka sedang dilacak, tetapi dalam banyak kasus, teknologi ini terbukti tidak efektif.
Polisi setempat mengungkap setidaknya total sudah ada lima kendaraan yang berhasil dicuri menggunakan metode ini.
"Pencuri biasanya menggunakan alat seperti obeng untuk memasuki kendaraan melalui pintu pengemudi atau penumpang," tulis surat peringatan itu, seperti dikutip dari Autoevolution.
"Saat berhasil masuk, perangkat elektronik, biasanya digunakan oleh mekanik untuk memprogram ulang pengaturan pabrik, terhubung ke port diagnostik onboard di bawah dasbor dan memprogram kendaraan untuk menerima kunci yang dibawa pencuri. Setelah kunci baru diprogram, kendaraan dapat dicuri," begitu bunyi kelanjutannya.
Untuk menghindari aksi pencurian, polisi York merekomendasikan warga Kanada untuk memarkir kendaraan mereka di garasi yang terkunci agar lebih aman dari aksi pencurian model baru ini.
Berita Terkait
-
Apple dan Samsung Menguat Saat Qualcomm-MediaTek Tertekan Krisis Memori
-
Apple Rilis Update iOS 26.6 dan iPadOS 26.6 untuk Tambal Celah Keamanan
-
John Cena Beraksi Selamatkan Dunia di Matchbox The Movie, Ini Trailernya!
-
MacBook Neo 2 Siap Gebrak Pasar 2027: Chip A19 Pro dan RAM 12GB Jadi Standar Baru Laptop Terjangkau
-
Di Mana Bisa Beli Smartwatch dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung? Ini 5 Rekomendasi Produknya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga