Suara.com - Ketika servis besar pada motor dilakukan, biasanya biaya yang akan diperlukan juga tak sedikit. Pada kasus turun mesin misalnya, Anda harus menyiapkan sejumlah dana yang cukup besar. Kali ini, mari kita sedikit membahas mengenai biaya turun mesin motor, agar Anda bisa memperkirakan biaya yang harus dikeluarkan.
Idealnya motor harus diservis secara berkala, untuk menjaga performanya tetap baik. Di sisi lain, servis juga diperlukan agar dapat mengetahui komponen mana yang sudah habis masa pakainya, sehingga bisa digantikan.
Kerusakan yang terlalu parah bisa memicu kegagalan fungsi, sehingga motor harus turun mesin. Berikut, kira-kira besaran biaya turun mesin yang diperlukan.
Sebenarnya untuk kerusakan ringan, biaya turun mesin hanya mulai dari Rp150.000 saja. Namun untuk kerusakan berat, berikut kira-kira biaya yang diperlukan untuk turun mesin motor.
Untuk mesin motor dengan kapasitas kira-kira 150 cc, maka kira-kira biaya turun mesin akan berkisar Rp750.000 sampai Rp1.000.0000. Cakupannya adalah penggantian set piston motor, biaya bubut yang dilakukan, korter, serta jasa turun mesin yang dibayarkan.
Untuk mesin dengan kapasitas lebih besar, perkiraannya juga akan lebih besar. Sebenarnya semua tergantung dengan perangkat apa saja yang harus diganti dan biaya layanan yang ditetapkan pada setiap bengkel. Jadi, jika motor dengan kapasitas 150 cc biaya demikian, mungkin bisa diperkirakan untuk motor kapasitas 250 cc ke atas.
Sebenarnya jasa yang diperlukan untuk turun mesin tidak besar. Namun mengingat turun mesin motor hanya dilakukan jika terdapat kerusakan yang parah, maka biaya akan lebih besar dialokasikan pada penggantian komponen yang mengalami kerusakan.
Bisa diperkirakan jika semakin mahal komponennya maka semakin mahal pula bukan biaya total turun mesin yang dilakukan?
Baca Juga: 6 Penyebab Motor Susah Distarter Selain karena Masalah Aki, Simak Penjelasannya
Untuk merawat motor agar tidak lekas turun mesin, kami sarankan untuk melakukan servis secara berkala. Diusahakan, servis yang digunakan adalah layanan servis resmi. Atau mungkin jika Anda memiliki bengkel kepercayaan? Anda juga bisa menggunakan jasa bengkel ini.
Demikian sedikit pembahasan terkait dengan biaya turun mesin motor yang diperlukan. Untuk memastikan harganya, Anda bisa langsung menghubungi bengkel terkait.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Kenapa Ban Mobil Sering Kempes? Cek 5 Rekomendasi Merek Ban Super Kuat Anti Bocor
-
Jelang Penutupan, IIMS 2026 Makin Ramai Pengunjung dan Bertabur Promo
-
Kapan Harus Ganti Ban Motor? Ini 5 Rekomendasi Ban Anti Licin di Jalan
-
Apakah Beli Mobil Bekas Harus Balik Nama? Cek 5 Rekomendasi MPV di Bawah Rp70 Juta
-
IIMS 2026 Buktikan Keberhasilan Transformasi Pameran Otomotif Berbasis Kolaborasi Industri
-
Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?