Suara.com - Ketika hendak mengurus STNK seperti pengesahan dan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pastinya pemilik kendaraan bermotor harus datang ke kantor Samsat.
Beberapa dari mereka terkadang malas untuk datang ke kantor Samsat. Mereka memilih untuk menyuruh orang untuk mengurusnya dan membayar jasa dengan sejumlah uang.
Namun hal tersebut di masa kini sudah tak perlu lagi dilakukan lho. Hal ini dibuktikan oleh salah satu pemilik akun Twitter @AlvinLie21.
Ia membagikan pengalaman ketika mengurus perpanjangan STNK tanpa perlu lagi datang ke kantor Samsat.
"Nikmatnya bayar pengesahan STNK pakai app SIGNAL (Samsat Digital Nasional)," tulisnya.
Ia menggunakan sebuah aplikasi SIGNAL untuk mengurus pengesahan STNK miliknya.
Aplikasi SIGNAL merupakan pelayanan pengesahan STNK Tahunan, Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pembayaran Sumbangan Wajib Dana Lalu Lintas Angkutan Jalan (SWDKLLJ).
Melalui aplikasi SIGNAL, masyarakat tidak perlu datang ke Samsat untuk mengurus hal-hal tersebut, sehingga meminimalisasi risiko penularan pada masa pandemi seperti saat ini.
Ia bercerita saat mengurus STNK-nya pada haru Rabu pagi dengan membayar via online. Selang 2 hari kemudian tepatnya hari Jumat, bukti pengesahan sudah tiba diantar Pak Pos.
Baca Juga: Daftar Negara dengan Internet 5G Tercepat di Dunia, Korea Selatan Juara
Ia juga menjelaskan kalau sebenarnya pengesahan STNK ketika sudah bayar bisa dicetak sendiri di rumah, tanpa perlu menunggu pak pos mengirimkan ke rumah.
Biasanya ketika hendak melakukan pengesahan STNK, ia harus datang ke kantor Samsat. Namun dengan adanya aplikasi SIGNAL ini, ia merasa diberi kemudahan.
Aktivitas seperti isi formulir, mengantre, bayar tunai hingga menggunakan biro jasa sudah tak perlu lagi ia lakukan.
Kisah yang dibagikan akun @alvinlie21 ini mendapatkan respons dari warganet di kolom komentar.
"Valid Pak, saya sudah mengalaminya, ngga perlu datang ke samsat. Mantab layanannya!" tulis @jhon***.
"Trm kasih pak Alvin..langsung praktek dan tinggal menunggu kiriman stnk baru," timpal @bulan***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit