Suara.com - Lampu pengatur arus lalu-lintas di simpang empat Polres Kapuas Hulu, Putussibau, Kalimantan Barat, tidak berfungsi sejak dibangun pada 2016. Kondisi ini sering menjadi pertanyaan masyarakat setempat. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.
"Lampu lalu-lintas itu kewenangan provinsi, kami sudah sering kali mengusulkan agar difungsikan dan menurut informasi ada kerusakan," jelas Kepala Bidang Lalu-lntas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kapuas Hulu, M Bessiar, di Putussibau, Kapuas Hulu, Selasa (4/1/2022).
M Bessiar menyatakan bahwa menurut informasi Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat, lampu lalu-lintas itu rusak pada modul pengatur waktu dan rencananya akan diperbaiki petugas dari tingkat satu.
Menurutnya, Dinas Perhubungan Kapuas Hulu baru akan menerima hibah lampu lalu-lintas apabila kerusakan sudah diperbaiki Dinas Perhubungan Kalimantan Barat.
"Sebenarnya sudah akan diserahkan ke kami, tetapi karena ada kerusakan kita tidak akan terima dulu, sampai kerusakan itu mereka perbaiki," ucap M Bessiar.
Ia berharap agar Dinas Perhubungan Kalimantan Barat melalui Balai Perhubungan dapat segera memperbaiki sehingga lampu lalu-lintas itu bisa segera difungsikan.
"Yang cukup rawan itu aktivitas lalu-lintas pada pagi hari karena cukup padat, sehingga perlu difungsikan lampu lalu-lintas itu," lanjutnya.
Dinas Perhubungan Kapuas Hulu akan mengusulkan pemasangan lampu lintas di beberapa titik, di antaranya di simpang gereja Jembatan Kapuas, simpang Darussalam, simpang penjara, simpang Melapi dan di bundaran Tugu Pancasila Putussibau.
"Kami memang akan usulkan pemasangan lampu lalu lintas di beberapa titik di Kota Putussibau dan sekitarnya, tetapi kami akan terlebih dahulu melakukan uji petik volume kendaraan, karena untuk jalan nasional kewenangannya bukan kita di daerah, kami hanya sebatas mengusulkan," lanjut M Bessiar.
Baca Juga: Pemanfaatan Insentif Pajak 2021 Capai Rp 68,32 Triliun, Sektor Otomotif Ada di Angka Ini
Berita Terkait
-
VRZ Diesel atau SRZ Bensin? Simak Daftar Harga dan Konsumsi BBM Fortuner 2016 Bekas Sebelum Meminang
-
Trend 2026 is the New 2016 Viral di TikTok, Gen Z Nostalgia Era Jadul
-
Nostalgia Tren 2016, 6 Selebritis Tampil Ikonik dengan Kalung Choker dan Jeans Robek
-
Mobil Bekas Fortuner 2016, Masih Nyaman dan Sepadan dengan Harganya?
-
Lampu Lalu Lintas Bakal Punya 1 Warna Baru untuk Atasi Macet Bagi Pengguna Jalan
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Bocoran Desain Toyota Fortuner Terbaru Terungkap, Opsi Hybrid dengan Layar Raksasa Segera Mengaspal
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bulog 2026 Dibuka Hari Ini, Siapkan KTP dan KK Anda Sekarang
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik