Suara.com - Pada motor konvensional, dalam artian bukan matic, fungsi dan keadaan rantai motor memegang peranan yang krusial. Jika tidak terpasang dan tersetel dengan benar, maka bisa saja meningkatkan resiko kecelakaan. Maka Anda harus tahu cara mudah menyetel rantai motor.
Menyetel dalam hal ini diartikan sebagai mengencangkan, sebab biasanya masalah yang dialami motor adalah rantai kendur karena pemakaian. Ketika rantai terlalu kencang, biasanya disebabkan karena setelan bengkel pada rantai baru atau dengan sengaja diminta disetel demikian.
Berikut cara mudah menyetel rantai motor yang bisa Anda coba.
1. Standarkan Motor dengan Menggunakan Standar Tengah
Untuk memudahkan pengencangan rantai motor, Anda bisa memulainya dengan menggunakan standar tengah pada motor yang diparkir. Hal ini bisa memudahkan perputaran roda gigi, serta proses pengencangan rantai motor yang akan dilakukan karena posisinya tegak.
2. Kendurkan Mur Poros Roda
Selanjutnya, kendorkan mur poros atau as roda secara perlahan dengan menggunakan dua kunci berbeda. Satu digunakan menahan, dan di sisi lain digunakan untuk mengendorkan. Ingat, jangan terlalu kendur agar roda tak lepas. Proses ini ditujukan agar roda belakang mudah di maju atau mundurkan.
3. Ketiga Kendorkan Baut pada Braket Kaliper
Langkah ketiga adalah mengendurkan baut pada braket kaliper yang ada di roda belakang. Langkah ini harus dilakukan untuk Anda yang memiliki motor dengan cakram belakang. Kendurkan dengan kunci ring.
Baca Juga: 3 Tips Agar Sepeda Motor Lebih Irit Bahan Bakar
4. Putarlah Mur Pengatur Rantai
Keempat, lakukan penyetelan rantai dengan cara memutar dua mur pengatur yang ada di ujung swing arm roda motor. Dua mur ini harus diputar sama rata, sehingga posisi as roda belakang tetap seimbang dan center. Setel sesuai dengan kebutuhan, bisa dikencangkan atau dikendorkan.
5. Setelah Selesai, Kencangkan Semua Mur
Setelah didapatkan posisi sempurna untuk rantai motor Anda, selesaikan dengan mengencangkan semua mur dan baut yang sejak awal tadi dikendurkan. Pastikan kembali pada posisi kencang seperti sebelum dikendorkan.
Itu tadi cara mudah menyetel rantai motor yang bisa Anda praktekkan di rumah. Hanya membutuhkan beberapa kunci ring dan kunci pas saja, Anda bisa menghemat sejumlah dana dengan melakukan penyetelan secara mandiri di rumah. Selamat beraktivitas, dan semoga berhasil!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga