Suara.com - Royal Enfield selama ini memang dikenal sebagai produsen motor bertampang klasik dengan sejarah panjang.
Tak heran jika ada yang masih mengoleksi motor lawas buatan pabrikan ini.
Terkait motor tersebut, terdapat sebuah kejadian menarik yang dialami oleh seorang warga India bernama Arun.
Dilansir dari Cartoq, penduduk daerah Karantaka ini menerima Royal Enfield Bullet 350 yang dulunya merupakan milik ayahnya mulai tahun 1971.
Ayah dari Arun menjual motor tersebut dan menggunakan uang penjualan ini untuk membeli mobil dan motor matic Bajaj Chetak.
Namun Arun masih merindukan sosok motor tua tersebut, dan mencarinya untuk membelinya lagi. Hal ini ia lakukan dalam kurun waktu beberapa tahun.
Berbekal nopol MYH 1731, Arun melacak motor ini mulai dari mekanik tempat motor ini biasa diservis, hingga ke luar kota tempat motor ini dijual kembali.
Motor tersebut terkahir dimiliki oleh rekan dari ayahnya. Sayangnya motor tersebut dicuri pada tahun 1996.
Akhirnya, sedikit pencerahan terjadi pada September 2021, di mana motor tersebut diregristrasi oleh orang di daerah Mandya.
Baca Juga: Viral Video 4 Santri Gagalkan Pencurian Sepeda Motor, Loncat dan Terjang Sambil Pukuli Pelaku
Ia pun menghubungi pihak asuransi dengan bekal nomor sasis, dan bisa menemukan pemiliknya terkini.
Pemilik terkini mengaku bahwa motor tersebut dibeli oleh seseorang yang menang lelang dari pihak kepolisian.
Akhirnya motor ini pun kembali ke tangan Arun. Uniknya, motor tersebut masih dalam kondisi terawat. Motor ini pun dibawa ke kediaman ayahnya, menjadikan momen tersebut sebagai reuni setelah 25 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga