Suara.com - Toyota dikabarkan telah mengajukan delapan paten baru di Amerika Serikat. Materialnya adalah kendaraan listrik masa depan dengan transmisi manual.
Kabar yang pertama kali diungkap Forum BZ ini memperlihatkan beberapa teknologi baru yang diajukan Toyota, di antaranya simulasi pedal kopling, perpindahan gigi, dan metode menghentikan aliran torsi layaknya mobil dengan mesin pembakaran.
"Kendaraan listrik ini mencakup tuas persneling dan pedal kopling untuk realisasi perpindahan gigi manual kendaraan. Tuas persneling dioperasikan oleh pengemudi untuk memilih mode perpindahan gigi virtual," demikian keterangan dari salah satu paten.
Melansir Carscoops, paten yang diajukan Toyota dilengkapi sistem pengemudian tiga mode yang berbeda.
Mode pertama mengharuskan pengemudi untuk menggunakan kopling dan perpindahan gigi. Sementara mode kedua memberikan pilihan untuk tidak perlu menginjak kopling untuk memudahkan pengemudi saat parkir, mundur, atau saat macet. Dan pada mode ketiga, baik kopling maupun shifter tidak digunakan oleh pengemudi.
Akan tetapi paten itu tampaknya lebih menyarankan pengemudi untuk menggunakan mode otomatis.
Namun demikian, mode transmisi manual yang dikembangkan Toyota hanyalah sebuah rekayasa. Dengan demikian pengemudi tetap dapat merasakan sensasi mengemudi dengan mobil pembakaran internal.
Mode transmisi manual yang ditanamkan dapat terlihat di layar display. Tetapi mobil tidak benar-benar memiliki transmisi manual.
Berita Terkait
-
Mobil Listrik Bakal Kena Pajak di Jakarta, Mengapa Sekarang? Siapa yang Terdampak?
-
IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika
-
Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini
-
Strategi Bos Baru Toyota Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Teknologi AI
-
Dubes Dipanggil Amerika Usai PM Malaysia Berani Tolak Israel, Menlu: Kami Tak Akui Rezim Zionis
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan