Suara.com - Curhatan seorang pemobil yang nyaris kena apes saat mengalami mogok di jalan tol viral di media sosial. Ia ditodong petugas derek tol sebesar Rp 1 juta sampai tujuan.
Kisah ini diabadikan dalam sebuah unggahan akun Twitter @dikakush. Dalam unggahannya tersebut, diceritakan kronologi bagaimana pemobil ditodong oknum petugas derek tol hingga Rp 1 juta.
Saat dihubungi redaksi Suara.com, ia bercerita insiden tersebut dengan runtut. Awalnya, pemobil melintas di sebuah Tol Jagorawi. Di tengah perjalanan, mobil yang dikendarainya mengalami mogok.
Ia menduga penyebab mogok karena adanya masalah pada kelistrikan mobil. Lalu, pemilik akun tersebut berinisiatif untuk memanggil hotline di jalan tol tersebut yakin 021-14080.
Selang 10 menit kemudian, petugas tol tersebut pun datang dan menghampirinya. Lalu petugas tersebut menanyakan permasalahan pada mobil pemilik akun tersebut.
Ia pun menjelaskan kepada petugas kalau penyebab mogok diduga karena maslah kelistrikan pada mobil. Pemobil pun lalu hendak meminjam jumper aki kepada petugas.
Namun petugas menjawab tidak memiliki jumper. Selang beberapa detik, petugas tol tersebut menyarankan untuk menderek mobilnya saja.
Pemobil pun setuju dan mencoba untuk menghubungi jasa mobil derek. Selang 10 menit kemudian, 2 orang petugas derek mobil datang.
Pemobi meminta untuk menderek mobil ke Honda Cibinong yang jaraknya kurang dari 1 kilometer dari lokasi dirinya saat itu.
Lalu kemudian petugas derek pun meminta kepada pemobil terkait biaya jasa derek menuju lokasi. Petugas meminta pemobil untuk membayar Rp 1 juta agar bisa diantar ke lokasi.
Sontak pemobil pun kaget mendengar jawaban dari petugas derek tersebut.
"Rp 1 juta? Lo pikir ini mobil Ferrari? Lu gila ya," jawab pemobil.
Hingga akhirnya gontok-gontokan, petugas derek pun lalu menurunkan tarifnya hingga setengah dari harga semula yakni Rp 500 ribu.
Ia masih tidak percaya dengan tarif yang diberlakukannya tersebut. Dalam akun Twitter-nya pun ia mengunggah foto tarif resmi yang berlaku ketika mobil diderek petugas.
Untuk kendaraan golongan 1, dikenakan tarif Rp 100 ribu plus Rp 8 ribu per kilometer. Untuk non-golongan 1 dikenakan tarif sebesar Rp 135 ribu plus Rp 10 ribu per kilometer.
Berita Terkait
-
Viral Pemobil Ukraina Tawari Bantuan ke Tentara yang Tanknya Kehabisan Bahan Bakar: Mau Diderek Balik ke Rusia?
-
Viral! Tim Basarnas Diduga Dipalak Saat Mau Tolong Korban Tenggelam di Tuana Tuha Kukar, Warganet Sindir Pemkab
-
Deretan Potret Tingkah Konyol Pemobil Perbaiki Kendaraan Rusak, Caranya Bikin Tepok Jidat
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas