Suara.com - Kisah seorang sopir truk bernama Suyamto sungguh apes. Bagaimana tidak, truk yang dikendarainya mengalami jumping dan membuat dirinya harus ditilang polisi.
Dilansir dari laman NTMC Polri, insiden terjadi di jalan alternatif jalur Pacitan Pringkuku tepatnya di tanjakan Dusun Mloko Desa Sedeng, Kecamatan pacitan, Rabu (16/3/2022).
Truk tersebut mengangkut muatan lebaran triplek setengah jadi dengan berat 3 ton. Saat perjalanan untuk pengiriman muatan tersebut, sopir mengalami nasib apes. Truk yang dikendarainya jumping di tengah jalan saat melibas tanjakan.
Ipda Abdul Kholik, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan, menerangkan bahwa berdasarkan keterangan pengemudi dan para saksi di TKP, truk dengan nomor polisi N 9680 UZ warna Kuning yang dikemudikan Suyamto meluncur dari arah Pacitan, hendak mengirim bahan triplek menuju kecamatan Donorojo.
Sampai di lokasi, kendaraan tidak kuat menanjak dan terhenti mati mesin, lalu seketika itu kabin terangkat ke atas posisi jumping.
"Karena muatan berat truk tersebut saat melintas di TKP tak kuat menanjak dan jumping dengan posisi kepala kabin terangkat keatas. kecelakaan ini bahkan sempat mengakibatkan jalur Pacitan Pringkuku macet," beber Ipda Abdul Kholik.
Ipda Abdul Kholik menambahkan kalau sopir ternyata tidak tahu medan sehingga cuma mengandalkan Google Maps.
Ternyata jalur yang dilaluinya cukup ekstrem sehingga sopir kaget harus melewati tanjakan tersebut.
"Saya tidak mengetahui bahwa jalur yang saya lewati tersebut adalah larangan untuk Kendaraan R6 ke atas," kata Suyamto.
Baca Juga: Tabrakan Beruntun di Sumut Libatkan Truk, Mobil dan Motor, Begini Kejadiannya
Suyamto menjelaskan, sesampai di TKP kendaraan tidak kuat menanjak, jalannya berkelok dan banyak tanjakan, sampai di tanjakan menikung ini kendaraan mogok dan kabin kepala truk terangkat.
Polisi melakukan olah kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi. Untuk sementara, pengemudi beserta kendaraannya dilakukan penegakan hukum dengan tilang pasal 287 melanggar rambu rambu lalu lintas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam