Suara.com - General Motors dan Honda mengumumkan kolaborasi di bidang teknologi kendaraan listrik untuk masa depan.
Kedua pembuat mobil akan bekerja sama dalam mengembangkan platform global baru untuk model crossover kompak menggunakan teknologi baterai Ultium.
General Motors dan Honda sepakat pembuat mobil mengatakan mereka bekerja sama untuk memungkinkan produksi jutaan kendaraan listrik mulai 2027. Yaitu dengan memanfaatkan teknologi dan desain yang telah dikembangkan bersama.
"General Motors dan Honda akan berbagi teknologi, desain, dan strategi manufaktur untuk menghadirkan EV yang terjangkau dan diinginkan dalam skala global,” kata Mary Barra, ketua dan CEO GM, dikutip dari Carscoops.
Ia menambahkan, dengan bekerja sama, pengembangan EV dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan harus melakukannya sendiri.
Lewat kolaborasi, kedua perusahaan bisa mengembangkan baterai sendiri. Hal ini dilakukan demi menekan harga jual mobil listrik di masa depan.
Kekinian, Honda dan General Motors sedang mengerjakan baterai solid-state, yang disebutkan sebagai evolusi yang memungkinkan peningkatan dari sisi jangkauan, bobot, dan daya pakai.
"Honda berkomitmen untuk mencapai tujuan netralitas karbon kami secara global pada 2050, yang mengharuskan penurunan biaya kendaraan listrik. Tujuannya agar kepemilikan EV bisa dirasakan bagi sebanyak mungkin pelanggan," kata Toshihiro Mibe, Presiden & CEO Honda.
Seperti diketahui, General Motors dan Honda telah bekerja sama dalam mengembangkan kendaraan listrik sejak 2018. Keduanya berhasil mengembangkan teknologi otonom.
Baca Juga: Sejumlah Model MPV Dapat Potongan Harga Rp 10 - 20 Juta di IIMS Hybrid 2022
Berita Terkait
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi