Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengumumkan capaian positif terkait kinerja ekspor sepanjang 2021.
Secara keseluruhan, penjualan ekspor Suzuki selama tahun 2021 sebesar 65.505 unit dengan total CBU sebanyak 43.653 unit dan CKD sebanyak 21.852 unit.
Penjualan ekspor Suzuki di kategori terurai (CKD) didominasi XL7 yang berkontribusi terhadap penjualan sebanyak 40,60 persen.
Kemudian penjualan di kategori CKD didominasi Karimun Wagon R yang berkontribusi sebanyak 96,65 persen terhadap total penjualan ekspor Suzuki.
Selama 2021, Suzuki Indonesia mengekspor mobil ke 49 negara yang tersebar di berbagi benua, seperti Asia, Amerika Selatan, Timur Tengah, Oseania, dan Afrika.
Model mobil yang diekspor tersebut adalah All New Ertiga, XL7, New Carry Pick Up, APV, dan Karimun Wagon R.
Menurut Apriyanto, Production Planning Control Asst. to Dept. Head PT Suzuki Indomobil Motor, Suzuki merupakan merk yang mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19.
Dia mengaku, kinerja ekspor otomotif nasional tahun 2021 memang mengalami perlambatan karena terdampak pandemi Covid-19, termasuk ekspor mobil.
"Meski semua merk mengalami penurunan ekspor, Suzuki adalah merk dengan penurunan ekspor mobil paling minim di antara kompetitor di industri otomotif nasional,” ungkapnya, dalam sesi Media Gathering.
Baca Juga: Keren, Piknik Bersama Suzuki XL7 Camper Van di IIMS Hybrid 2022
Selain mobil, Suzuki juga melakukan ekspor sepeda motor dengan penjualan sebanyak 133.385 unit selama 2021.
Penjualan ekspor kategori CBU sebanyak 40.025 unit, dan kategori CKD sebanyak 93.360 unit.
All New Satria menjadi kontributor tertinggi dengan berkontribusi sebesar 32,6 persen, kemudian Satria sebanyak 25,3 persen, dan NEX & NEX II berkontribusi sebesar 12,3 persen.
Suzuki mengekspor sepeda motornya ke 37 negara dengan model sepeda motor seperti All New Satria, Satria, GSX-R 150, GSX-R 125, GSX-S 150, GSX-S 125, Nex II, Nex, Address, dan Smash.
Berita Terkait
-
HUT RI ke-76, Simak Program Kemerdekaan MERIAH dari Suzuki Indomobil Sales
-
Penjualan Suzuki XL7 dan Ertiga Naik di atas 200 Persen Berkat Diskon PPnBM
-
Suzuki Sukses Dongkrak Ekspor di Tengah Pandemi Covid-19
-
Ertiga dan XL7 Topang Peningkatan Ekspor Suzuki
-
Menperin Sebut Suzuki Akan Garap Ertiga dan XL7 Hybrid di Indonesia
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional