Suara.com - Saat berkendara motor di jalan, kita diwajibkan untuk menerapkan sikap kewaspadaan dan kehati-hatian. Untuk itu, penting bagi pemotor untuk mempelajari teknik safety riding yang tepat.
Salah satu poin safety riding yang perlu dikuasai yakni teknik pengereman. Pemotor wajib tahu bagaimana teknik pengereman yang benar agar tidak celaka di jalan.
Untuk pemula yang baru belajar naik motor, ada beberapa tingkat yang harus dipelajari secara bertahap. Seperti dilansir dari laman Wahana Honda, terdapat 3 tahap untuk belajar teknik pengereman.
Sebelum menuju beberapa tahapan tersebut, kalian bisa belajar terlebih dahulu dengan cara melakukannya saat mesin motor dalam keadaan mati.
Pastikan juga standar ada di posisi tengah. Jika sudah, tutup putaran gas dan gunakan empat jari untuk menarik tuas rem. Dengan cara ini, kalian bisa memperoleh pengereman secara optimal.
Selanjutnya, tarik tuas atau injak pedal untuk rem belakang, dilanjutkan dengan menarik tuas kopling dan menurunkan kaki kiri.
Lakukan hal tersebut secara berulang kali agar terbiasa. Berikut ini ada tips lanjutan untuk belajar teknik pengereman melalui tiga tingkatan.
1. Tingkat pertama
Pada tingkat awal ini, kalian akan fokus berlatih dalam koordinasi putaran gas, tuas atau pedal rem, serta tuas kopling.
Baca Juga: NgabubuTips: Begini Cara Usir Kantuk saat Berkendara Motor di Bulan Ramadan, Enggak Perlu Ribet
2. Tingkat kedua
Selanjutnya, kalian bisa mulai berlatih melakukan pengereman saat motor melaju pada kecepatan lebih tinggi, yaitu 30-50 km/jam. Lakukan latihan ini secara bertahap, mulai dari kecepatan 30 km/jam hingga akhirnya 50 km/jam.
3. Tingkat ketiga
Pada tahap ketiga, kalian dapat melanjutkan latihan pengereman pada kecepatan 60 km/jam. Cobalah melakukannya dengan jarak berhenti 17-20 meter dari titik awal memulai pengereman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif