Suara.com - Harga bahan bakar minyak alias BBM yang mengalami kenaikan beberapa waktu lalu, dapat disikapi dengan gaya mengemudi hemat bahan bakar.
Dengan menerapkan gaya mengemudi hemat bensin, bukan tak mungkin kita dapat melakukan penghematan.
Setidaknya, ada lima jurus jitu agar mobil lebih hemat BBM saat melakukan perjalanan mudik.
Berikut 5 tips yang dapat diterapkan seperti dikutip dari Auto2000 :
1. Mengurangi rem mendadak
Kurangi kebiasaan rem mendadak. Sebab, sadar atau tidak, manuver rem mendadak dapat memicu konsumsi bahan bakar lebih banyak, akibat otomatis kecepatan mobil berkurang secara drastis dan memerlukan energi besar untuk bergerak lagi.
Jika hal ini berulang terus-menerus maka konsumsi BBM cenderung boros.
Baik pada mobil bertransmisi matic maupun manual, manuver rem mendadak perlu dihindari jika hendak mengejar efisiensi konsumsi bahan bakar.
2. Tidak melakukan akselerasi spontan
Pada mobil bertransmisi matic, point satu ini kerap disebut dengan kick down.
Selain dapat membuat bahan bakar terbuang percuma, akselerasi spontan juga dapat membuat boros ban.
Boros bahan bakar akibat akselerasi spontan atau mendadak bisa terjadi baik di mobil bertransmisi manual maupun matic sekalipun.
Sebaiknya selalu perlahan dalam menekan pedal gas agar bahan bakat efisien dikonsumsi mesin.
3. Tidak mengemudi agresif
Sudah pasti gaya mengemudi agresif sangat sulit untuk menciptakan kehematan bahan bakar yang efisien.
Bahkan, gaya mengemudi agresif juga menjadikan peluang terjadinya kecelakaan lalulintas lebih tinggi.
Contoh ketika melaju di jalan tol yang lengang, jangan tunggu lama hingga mesin "teriak" dan putaran mesin tinggi baru mengoper ke gigi yang lebih tinggi.
Jika hal tersebut dibiarkan, maka konsumsi bahan bakar cenderung lebih boros.
4. Jaga jarak dengan kendaraan di depan
Point ini berkaitan dengan nomor pertama, untuk menghindari rem mendadak maka sebaiknya beri ruang atau jarak aman dengan kendaraan di depan.
5. Berangkat lebih awal
Sadar atau tidak, dengan berangkat lebih awal dapat menghemat konsumsi bahan bakar.
Sebab dengan berangkat lebih awal Anda tak perlu tergesa-gesa atau memacu kendaraan lebih cepat.
Dengan demikian konsumsi bahan bakar yang dikonsumsi mesin lebih efisien.
Sebab kecepatan yang dapat diraih karena memiliki waktu lebih awal dalam perjalanan dapat lebih rendah dan konstan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Aki Bekas Motor Dihargai Berapa? Diklaim Lebih Hemat dari Aki Baru
-
Jadwal Operasional Samsat Libur Imlek 2026: Catat Tanggal Kembali Buka dan Cara Bayar Pajak Online
-
Strategi Hyundai Hadapi Gempuran Mobil Hybrid dan Listrik di Indonesia
-
5 Mobil Bekas Mulai 50 Jutaan: Air Intake Tinggi, Aman Terjang Banjir Sebetis Orang Dewasa
-
Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
-
Cerdas Memilih Matic Honda 160cc Bekas: Performa Naik Kelas dengan Harga Lebih Terjangkau
-
Gak Perlu Naik Motor Lagi! Ini 5 Opsi Mobil Bekas 70 Jutaan yang Siap Diajak Mudik Lebaran 2026
-
Suzuki Ogah Ikut Perang Harga Meski Honda dan Toyota Mulai Banting Harga
-
Cek Harga Honda Vario, Stylo, PCX, dan ADV 160 per Februari 2026 Sebelum Meluncur ke Dealer
-
Tips Rawat Mobil Pascabanjir dan Cara Cegah Kerusakan Transmisi Matik Saat Musim Hujan