Suara.com - Pada Rabu (1/6/2022), Wuling Motors menggelar pre-launch Wuling EV di salah satu mall Ibu Kota Jakarta. Yang dipamerkan adalah eksterior sementara kabin atau interior disebutkan masih dalam kondisi studi untuk diselaraskan pasar Nasional.
Berwujud compact dan tampak fun to drive, berikut adalah sederet keunggulan produk sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara.
Mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) mini dari Wuling Motors ini menggunakan platform Global Small Electric Vehicle (GSEV). Serta diproduksi di pabrik Cikarang, Jawa Barat.
Dian Asmahani, Brand and Marketing Director Wuling Motors menyatakan bahwa konsep GSEV menjadikan mobil listrik itu compact, sehingga mudah dikendalikan serta tepat untuk penggunaan di perkotaan.
Wuling EV juga mudah diakses oleh siapapun yang ingin memiliki mobil listrik (accessible) serta mudah dalam proses pengisian daya atau baterai (easy charge) yang bisa dilakukan di rumah.
"Sehingga kami yakin bahwa platform GSEV ini akan sukses di Indonesia karena memang menjawab kebutuhan dari masyarakat Indonesia yang hidup di perkotaan," paparnya.
Sementara Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors mengatakan bahwa mobil berplatform GSEV memiliki ukuran pasar (size market) yang cukup besar mengingat kebanyakan pengendara di Indonesia, terutama di kota besar, hanya menggunakan kendaraannya untuk aktivitas sehari-hari dengan jarak tempuh yang relatif dekat.
"Kemudahan charging, gampang disetir, dan gampang diparkir itu sangat menjawab kebutuhan mayoritas segmen yang kami targetkan," ujarnya.
Pengisian daya di rumah menjadi salah satu keunggulan fitur yang ditawarkan Wuling EV yang akan dipasarkan di Indonesia.
Baca Juga: Dukung Kebutuhan Mobilitas KTT G20 2022 di Bali, Akan Beroperasi 300 Unit Wuling EV
Terkait jarak tempuh Wuling EV disebutkan mencapai 200 km hingga 300 km dalam sekali pengisian daya.
"Dengan jarak itu, kami rasa cukup percaya diri menghadirkan produk yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-sehari, khususnya di perkotaan," pungkas Danang Wiratmoko.
Berita Terkait
-
Tren Warna Eksterior 2026: Dari Hijau Sage hingga Mocca, Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Rumahmu?
-
Dinding Rumah Berjamur? Ini 5 Cat Eksterior Anti Jamur dan Anti Panas
-
6 Pilihan Cat Tembok Eksterior Terbaik 2025, Anti Pudar Tahan di Segala Cuaca
-
SMEXPO Merah Putih Kupas Strategi UMKM Lokal untuk Bersaing Secara Nasional
-
4 Catatan Penting sebelum Boyong Mitsubishi Destinator, Jangan Sampai Beli Kucing dalam Karung
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan