Suara.com - Kemampuan komunikasi memegang peranan yang sangat penting bagi setiap orang di era Revolusi Industri 4.0. Apalagi Indonesia ikut serta dalam program Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dimana tenaga kerja asing dari Negara ASEAN lainnya bisa datang dan bekerja di Indonesia.
Hal ini menciptakan kompetisi baru di mana setiap orang harus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas agar bisa memenangkan persaingan di tingkat regional juga global.
PT EVCBU International Universal yang dikenal sebagai LKP EV Language Scholarship hadir untuk membantu generasi muda dengan menitikberatkan penguasaan empat pilihan bahasa asing, yakni Inggris, Mandarin, Jepang dan Korea.
Selain itu, didukung langsung PT Kurnia EVCBU Internasional LKP EV Language Scholarship menyediakan 1.000 (seribu) unit Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) secara gratis bagi 1.000 (seribu) peserta didik yang mengikuti kursus.
Direktur LP EV Language Scholarship, Satria Bagus Narendra mengatakan, pihaknya mendukung keberadaan KBL lebih banyak beroperasi di Indonesia agar polusi udara yang selama ini dihasilkan mesin kendaraan bermotor dapat berkurang secara signifikan, sekaligus mendukung program pemerintah Indonesia.
"Kami bercita-cita untuk melihat langit yang cerah dan indah, berpotensi meningkatkan semangat dan motivasi bagi semua orang khususnya generasi muda dalam memulai menuntut ilmu maupun bekerja," ujar Satria Bagus Narendra, di Jakarta.
Pelaksanaan kursus bahasa asing akan berlangsung 12 bulan. Adapun mengenai biaya terdiri dari: biaya pendaftaran les bahasa asing masa promosi sebesar Rp 5,5 juta dan biaya belajar Rp 1 juta per bulan dengan keseluruhan total biaya sebesar Rp 17,5 juta selama 12 bulan, dan hadiah langsung KBL.
Bagi peserta didik yang melakukan pendaftaran sampai 15 Juni masih berkesempatan mendapatkan motor listrik model skuter. Melewati tenggang waktu tersedia motor listrik atau mobil listrik compact bergaya SUV.
Mobil berjuluk Electric Vehicle Jeep memiliki dimensi panjang 2.900 mm, lebar 1.450 mm, dan tinggi 1.700 mm. Dibekali baterai acid lead 60 Volt 45-100 Ampere, dengan motor listrik 1.200-2.500 watt. Kecepatan maksimalnya 55 km per jam yang disalurkan ke roda belakang.
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
-
PEVC 2026 Akan Digelar Oktober, Bahas Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia
-
Informasi Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Jadwal, Tuan Rumah, Peserta, dan Regulasi
-
Hasil Drawing FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Hadapi Malaysia!
-
Here We Go! Erick Thohir Spill Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bergengsi FIFA, Apa Itu?
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Air Mawar Viva Bisa Mencerahkan Wajah? Cek Klaimnya dan Review Pengguna
-
Alarm Buat KPK! Eks Penyidik Desak Perketat Pengawasan Usai Pegawai Bocorkan Kasus
-
Imigran Ceuta Ungkap Polisi Maroko Membuka Jalur Perbatasan Spanyol Secara Sengaja
-
Teka-Teki Kematian Sutrimo, Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah
-
Praktis Banget! 5 Serum Pad yang Bikin Kulit Makin Glowing
-
4 Tone Up Cream dengan Finish Glowing Natural Sesuai Klaim dan Harga
-
Aston Villa Siap Jalani Laga Perdana di Indonesia, Indonesia All Stars Bertekad Beri Perlawanan
-
DPR Ingatkan Bahaya El Nino: Waspada Heat Stroke, Dehidrasi, Hingga Gangguan Gizi
-
Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
-
5 Buku Rekomendasi Wonwoo SEVENTEEN, Ada yang Sudah Kamu Baca?