Otomotif / Motor
Selasa, 16 Juni 2026 | 11:02 WIB
City Riding Yamaha MAXCLUSIVE The Premium Ride yang Berlangsung pad 17 Januari 2026 di Jakarta. (SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
Baca 10 detik
  • Sesuaikan dimensi dan kapasitas mesin skutik dengan bobot tubuh agar motor tidak cepat rusak.
  • Memaksa skutik kecil menahan beban ekstra dapat merusak komponen vital seperti CVT dan sokbreker.
  • ilih skutik bongsor seperti NMAX, PCX, atau XMAX untuk performa optimal di rute menanjak.

Suara.com - Pernahkah Anda merasa motor matik kesayangan tiba-tiba kehabisan napas atau ngempos saat melibas tanjakan? Jika Anda menggunakan skutik entry-level berdimensi kecil, masalahnya mungkin bukan pada mesin yang rusak, melainkan beban muatan yang melebihi kapasitas optimal motor tersebut.

Menggunakan skutik kecil untuk menopang bobot ekstra setiap hari bukan hanya membuat tarikan mesin terasa berat, tetapi juga berisiko merusak komponen vital seperti V-belt, roller CVT, hingga sokbreker.

"Pernah nih pengalaman saya di bengkel resmi, ada orang gede banget bawa motor BeAT. Keluhannya, 'Bang, motor saya keluhannya kurang lari, tanjakan enggak kuat...' Dalam hati saya, 'Mas sampeyan iki ape modif opo nyikso mekanik?'" ungkap seorang kreator otomotif HND Garage.

Agar performa motor tetap bertenaga di tanjakan dan kaki-kaki tidak mudah rompal, kuncinya adalah memilih skutik dengan dimensi bodi, tapak ban, dan kapasitas mesin yang proporsional dengan postur Anda.

Berikut adalah 5 rekomendasi skutik 'badak' yang siap memberikan kenyamanan ekstra berdasarkan Youtube HND Garage.

1. Yamaha NMAX & Aerox Series

Yamaha NMAX Modifikasi Dalam Acara CutoMaxi di Aceh. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)

Keluarga Maxi Yamaha adalah pilihan paling logis dan populer. Bodi bongsornya diimbangi dengan profil ban yang lebar, sehingga mampu mendistribusikan bobot dengan sangat baik dan memberikan traksi maksimal di tanjakan.

Ban tapak lebar memberikan kestabilan ekstra dan tidak mudah oleng. Jika NMAX terlalu elegan, Anda bisa memilih Aerox yang berdesain lebih sporty. Untuk opsi di bawahnya, Lexi atau FreeGo juga masih mumpuni.

"Kalau ban kecil-kecil nggak rekomen karena rawan kempes, rawan meletus. Jadi kalau bahan besar-besar kayak NMAX ini sudah worth to buy."

Baca Juga: Maxi Series Kuasai 50 Persen Penjualan Yamaha di Bandung

Harga Kasar: Bekas generasi awal berkisar di Rp7.000.000 - Rp15.000.000.

2. Honda PCX & Vario 160

Honda PCX 160 RoadSync terbukti sangat irit saat kami bawa touring denga rute Bogor - Rancabali - Bogor. Bisa jadi opsi motor irit di tengan kenaikan harga Pertamax. [Suara.com]

Bagi rider dengan bobot ekstra namun memiliki tinggi badan di kisaran 150 cm, Honda PCX adalah pilihan ergonomis yang sempurna. Ketinggian joknya ramah untuk postur yang tidak terlalu tinggi, sementara bodinya tetap proporsional.

Posisi berkendara (riding position) sangat rileks. Vario 160 juga bisa menjadi alternatif karena bodinya yang sudah membesar. Namun, jika Anda memiliki tinggi di atas 170 cm, sangat disarankan untuk melirik Honda ADV.

"Untuk orang gemuk yang nggak terlalu tinggi... ini cocoknya pakai PCX. Kalau yang tinggi di atas 170 pakai ADV."

3. Yamaha XMAX

Load More